PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA, SAMBUT MABA GELAR KULIAH UMUM KEPEMIMPINAN

Komitmen Program Studi Pendidikan Matematika sebagai prodi yang unggul, kompetitif dan berkarakter dalam menyongsong era milenium revolusi industri 4.0, terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas daya saing mahasiswa yaitu dengan menggelar Kuliah Umum Kepemimpinan Mahasiswa yang bertempat di Ruangan 37 Prodi Matematika, Sabtu, 21 September 2019.

Kuliah Umum Kepemimpinan ini merupakan kegiatan wajib Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bima yang digelar tiap tahun, di mana setelah mahasiswa mengikuti kegiatan PKKMB yang diselenggarakan oleh pihak institusi sebagai kegiatan pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan semua mahasiswa di 7 (tujuh) prodi. Program Studi Matematika mensyaratkan kembali Mahasiswa Matematika mengikuti Kuliah Umum Kepemimpinan di tingkat Prodi.

Ketua Prodi Matematika bapak Edi Mulyadin, S. Pd., M. Pd. dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan atensi yang luar biasa kepada mahasiswa peserta kuliah umum yang begitu antusias mengikuti kegiatan karena peserta telah memenuhi ruang sebelum acara dibuka, ini menunjukkan keseriusan dan kesadaran bahwa untuk meraih masa depan yang cerah perlu ditumbuhkan kesadaran sejak dini, bahwa keberhasilan seorang sangat ditentukan oleh motivasi tinggi, kerja keras, ulet, tangguh, kedisplinan, dan pantang menyerah oleh tekanan. Diakhir sambutannya ia mengimbau kepada peserta bahwa tantangan ke depan semakin sulit karena kompetisinya semakin canggih dan serba online, hanya mahasiswa memiliki daya saing yang bisa bertahan.

Kuliah Umum Kepemimpinan Tahun ini mengambil tema : Menyiapkan Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah para dosen yang memiliki kepakaran di bidang masing-masing dan merupakan dosen profesional yang telah disertifikasi oleh pemerintah.

Pemateri pertama, Yasser Arafat, SH., MH. Membawakan materi Kepemimpinan di Era Milenial : Prospek dan Tantangan. Pemateri kedua Saifullah, M. Pd. dengan Tema : Manajemen Organisasi. Pemateri ketiga Arnasari Merdekawati Hadi, M. Pd. Tema : Prospek Bisnis Online di Kalangan Generasi Milenial. Pemateri keempat Andang, M. Pd. Kiat Menjadi Mahasiswa Sukses di Era Revolusi Industri 4.0.

Dari keempat Pemateri masing-masing menyoroti pengaruh era transformasi informasi dan komunikasi yang telah memberi pengaruh besar bagi kehidupan manusia di masa kini, dan masa depan karena yang akan menjadi pemimpin dunia adalah ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dan kegiatan ini diakhir dengan acara tanya jawab antara peserta dan pemateri dan semua pertanyaan cukup berbobot dan berkelas

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP BIMA BERIKAN PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DI SMAN 1 LANGGUDU

Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bima memberikan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Langgudu Kabupaten Bima. Kegiatan yang di helat pada Sabtu (10/11) tersebut menghadirkan seluruh siswa dan guru-guru. Antusias dan semangat siswa mengikuti kegiatan menjadi bagian dari kesadaran mereka akan pentingnya kegiatan tersebut. Dalam pengantarnya, ketua program studi pendidikan matematika STKIP Bima, Edi Mulyadin, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan ikut andil dan mengambil bagian dalam mengantisipasi terjadinya perilaku menyimpang di kalangan remaja, khususnya penyalahgunaan Narkoba. Bagaimanapun siswa-siswi adalah tumpuan dan harapan bangsa di masa depan, sehingga harus benar-benar terhindar dari ancaman narkoba. Ia menambahkan bahwa kegiatan penyuluhan narkoba tersebut sebagai tindak lanjut kesepakatan kerjasama Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bima dengan SMAN 1 Langgudu yang berlaku selama kurun waktu 3 tahun kedepan, “Kegiatan penyuluhan narkoba ini merupakan kegiatan awal yang kami programkan, kedepannya akan ada banyak kegiatan-kegiatan yang lain, baik yang berkaitan dengan pembinaan siswa maupun penguatan kompetensi guru”.

Sementara itu, kepala SMA Negeri 1 Langgudu, Bapak Muhammad Yani, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada siswa mengingat wilayah kecamatan Langgudu cukup rawan menjadi tempat peredaran narkoba. Kehadiran dosen-dosen program studi pendidikan matematika STKIP Bima sangat membantu pihak sekolah dalam memberikan pembinaan dan pengarahan kepada siswa, khususnya yang berkaitan dengan bahaya narkoba. Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, maka dapat menjadi gambaran bagi peserta didik betapa bahaya narkoba dapat mengancam kesehatan bagi yang menyalahgunakan nya baik secara psikis maupun secara mental. “Kami menyambut baik semangat pengabdian yang ditunjukan oleh Bapak Ibu Dosen pada sekolah kami, untuk itu kami sampaikan ucapan terimakasih”, tambahnya.

Ancaman narkoba hampir menggerogoti setiap lapisan masyarakat, tidak mengenal yang tua, muda, bahkan anak-anak juga menjadi target peredaran narkoba. Khusus bagi kalangan remaja harus benar-benar di godok dengan pemahaman yang utuh agar tau dan mengerti dampak buruk yang bisa ditimbulkan, lebih-lebih remaja adalah mereka yang sedang berada dalam proses menjadi (becoming) sehingga rentan terjebak pada keinginan mencoba dan menyahgunakan narkoba. Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Bapak Saifullah, M.Pd mengatakan bahwa saat ini perilaku hura-hura dan gaya hedonis yang ditampakkan oleh kalangan remaja menjadi persoalan mendesak yang mengancam eksistensinya. Itu adalah hal umum yang terjadi, namun bukan berarti siswa-siswa yang ada di sekolah ini bermasalah, saya memberikan gambarannya sehingga pembinaan semacam ini diperlukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, pada materinya, Andang, M.Pd menyebutkan bahwa menyalahgunakan narkoba hanya akan mengantarkan kehidupan seseorang lebih dekat pada lonceng kematiannya. Ia mengatakan bahwa dalam satu pil tramadol yang dikonsumsi seseorang akan dapat membunuh ratusan bahkan ribuan saraf otak, benih-benih cerdas yang ada dalam pikirannya akan terkubur mati dengan sendirinya. Keinginan untuk mewujudkan cita-cita dan menjadi orang sukses bisa menjadi pupus dan hilang harapan. Oleh karenanya, ia menegaskan bahwa narkoba harus benar-benar dihindari. Disamping itu, sebagai dampak dari penyalahgunaan narkoba, maka akan menjadikan penggunannya tidak memiliki semangat hidup, emosional dan cenderung kasar, menimbulkan gangguan jiwa, TBC, Hepatitis, bahkan HIV/AIDS. Untuk menaggulangi terjadinya penyalahgunaan narkoba, ia menyarankan agar pihak sekolah perlu melakukan beberapa hal, diantaranya membentuk Satgas Anti Narkoba di sekolah, menciptakan lingkungan bersih narkoba, melaporkan bila ada peredaran narkoba di sekolah, menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap pertemuan atau kegiatan, dan membantu siswa yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Program Studi Pendidikan Matematika Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum

Program Studi Pendidikan Matematika menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengembangan Kurikulum di Aula Rapat Yayasan Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STKIP Bima,Wakil Ketua 1 dan Ketua Prodi lingkup STKIP Bima dan guru-guru SMAN, SMP serta Alumni.

Ketua Program Studi Matematika Edi Mulyadin, S. Pd., M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan apreasiasi kepada Tim Penyusun Revisi Kurikulum yang telah bekerja keras menyusun pengembangan kurikulum karena menurutnya perubahan kurikulum penting dilakukan untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan pasar dunia kerja serta dalam penyusunan kurikulum mengikuti Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan standar kurikulum KKNI.

Ketua STKIP Dr. Amran Amir, M. Pd. dalam pengantarnya menyampaikan pandangan bahwa kurikulum yang dihasilkan harus berorientasi kepada out come sehingga perlu penguatan kompetensi lulusan yang memiliki kompetensi, leadership dan jiwa entrepreneuship untuk bisa bersaing dengan lulusan di berbagai kampus.

Ketua Tim Penyusun kurikulum Andang, M. Pd. Menyoroti visi pengembangan kurikulum harus didasarkan kepada kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat berubah dengan pesat sehingga program studi harus mampu merespon berbagai isu-idu aktul dan mutakhir seperti revolusi industri 4.0 yang menekankan pada aspek leadership dan entrepreniuship.

Wakil Ketua 1 Erni Suryani, M. Pd. Berharap kurikulum yang dihasilkan ini adalah mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan apalagi content kurikulum yang dihasilkan ini adalah sudah berbasis KKNI yang menekankan pada penguatan kompetensi lulusan.

Kegiatan workshop pengembangan kurikulum luar biasa mendapatkan atensi dari berbagai stakeholder karena kampus STKIP mau bekerja sama untuk mendengarkan berbagai masukkan dari guru-guru matematika dan praktisi pendidikan untuk menghasilkan kurikulum yang berorientasi masa depan.

Menurut Drs. Abdurrahman, M. Pd. Bahwa kurikulum di Perguruan tinggi harus memperhatikan kurikulum di sekolah agar materi yang diajarkan lebih sesuai dengan matematika di sekolah.

Sedangkan Drs.Muis, M. Pd. dan Muhdar, M. Pd. mengatakan Bahwa kurikulum yang disusun harus lebih realistis, fungsional dan berdaya guna bagi perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan memecahkan persoalan sosial di masyarakat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.