Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Kandungan Unsur Hara Nitrogen, Phospor dan Kalium Pada Pupuk Organik Cair Urin Kambing Dan Bonggol Pisang
Abstract
Tujuan penelitian ini ialah menganalisis lama waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan kandungan unsur hara yang paling tinggi nilai unsur hara makro (N, P, dan K) pada pupuk organik cair berbahan dasar urin kambing dan bonggol pisang. Metode penelitian eksperimental yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan percobaan penelitian ini dengan faktor tunggal atau dengan menggunakan lama fermentasi. Faktor dalam penelitian ini adalah pengaruh lama fermentasi terhadap kandungan unsur hara makro POC. Parameter yang diuji adalah kandungan unsur hara makro NPK. Berdasarkan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu P0 (7 hari), P1 (14 hari), P2 (21 hari), dan P3 (28 hari). Hasil menunjukkan pengaruh lama fermentasi POC memberikan hasil yang berbeda–beda setiap perlakuan lama fermentasi terhadap kualitas unsur hara NPK menunjukkan peningkatan persentase kandungan unsur hara NPK. Lama waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan kandungan unsur hara NPK yang paling tinggi nilai persentase unsur hara NPK pada Minggu ke-3 (P2) 21 hari. Penelitian POC telah memenuhi Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No.261/KPTS/SR.310/M/4/2019.
Downloads
References
Afifah, Dini Nur, Pujiati Utami, Suwarti, Endar Puspawiningtiyas, Itsna Nurrahma Mildaeni, Yeti Rusmiati Hasanah, and Adam Mufarij. (2021). “Pelatihan Pemanfaatan Sampah Dapur Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Bagi Anggota Relawan Lembaga Lingkungan Hidup Dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Banyumas.” Jurnal Pengabdian Masyarakat vol 17 no 2 (2021): 185–96.
Anggraini, Reni, Andri Kurniawan, and Ahmad Fahrul Syarif. (2021). “Komunikasi Singkat: Pemanfaatan Limbah Sayur Sebagai Karbon Dalam Media Kultur Daphnia Sp.” BERITA BIOLOGI vol 20 no 1(2021): 1–12. doi:10.14203/beritabiologi.v20i1.3991.
Basaniah, Basaniah, Yayuk Putri Rahayu, Haris Munandar Nasution, and Gabena Indrayani Dalimunthe. (2024). “Produksi Protein Sel Tunggal Dari Kultur Bacillus Cereus Dengan Medium Limbah Cair Tahu.” Jurnal Kesehatan dan Kedokteran vol 1 no 2 (2024): 129–47. doi:10.62383/vimed.v1i2.152.
Cholisoh, Siti Nur, Agus Malik Ibrahim, Puspita Sari, and Nani Yulianti. (2023). “Sintesis Dan Karakterisasi Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Produksi Tahu Di Kota Cilegon Dengan Penambahan Abu Sabut Kelapa, Serta Aplikasinya Pada Tanaman” Jurnal βeta Kimia vol 3 no 2 (2023): 44–56. http://ejurnal.undana.ac.id/index._php/jbkHalaman|44.
Hodijah, Siti, Elvi PW Rusmiyanto, and Mukarlina. (2023). “Pertumbuhan Kedelai (Glicine Max (L.) Merril) Varietas Anjasmoro Dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Kepok (Musa Acuminata L.).” ZIRAA’AH vol 48 no 3 (2023): 449–56.
Istanto, Jerrico, Arsyadi Ali, and Triani Adelina. (2023). Pertumbuhan Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Yang Diberi Pupuk Urin Kambing Fermentasi Di Lahan Gambut. Pekanbaru,. (2023).
Jupri, Ahmad, Desy Apri Muharani, Lalu Yoanza Manik Janestamara, Tapaul Rozi, Rahmawati Noviana Rahayu, and Hilman Ahyadi. (2024). “Pemanfaatan Limbah Sayuran Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Paok Pampang, Sukamulia, Lombok Timur.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA vol 7 no 2 (2024): 374–79. doi:10.29303/jpmpi.v7i2.7845.
Kamaliyah, Siti Nurul, and Rini Dwi Wahyuni. (2023). “Pengaruh Level EM4 Dan Molases Terhadap Kualitas Pupuk Cair Urin Sapi Of EM4 and Molasse.” Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu vol 11 no 3 (2023): 190–200.
Kaswinarni, Fibria, and Alexander Arya Surya Nugraha. (2020). “Kadar Fosfor, Kalium Dan Sifat Fisik Pupuk Kompos Sampah Organik Pasar Dengan Penambahan Starter EM4, Kotoran Sapi Dan Kotoran Ayam.” Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences vol 12 no 1 (2020): 1–6. doi:10.30599/jti.v12i1.534.
Lestari, Tiara Puji, Sauqina, and Yudha Irhasyuarna. (2022). “Pengaruh Pemberian Limbah Kulit Nanas (Ananas Comusus L) Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum L).” JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan vol 1 no 3(2022): 121–30.
Nurhalimah, Nurhalimah, Muhammad Ari Perdana, and Auda Nuril Zazilah. (2023). “Penyusunan Buku Panduan Interpretasi Pariwisata Edukasi Dan Basic Guiding Bagi Pemandu Wisata Lokal Di Desa Pondoknongko.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) vol 4 no 4 (2023): 4152–57. doi:10.55338/jpkmn.v4i4.
Permatasari, Dwi Kusuma, Syamsuhaidi Syamsuhaidi, Tjokorda S. Binetra, Pardi Pardi, Sumiati Sumiati, and S. Sulastri. (2020). “Pelatihan Pengolahan Limbah Pertanian Dan Peternakan Pada Masyarakat Tani Ternak Di Desa Tete Batu Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur.” Jurnal Gema Ngabdi vol 2 no 3 (2020): 248–55. doi:10.29303/jgn.v2i3.112.
Pradipta, Vania. (2019). “Analisis Efektifitas Penggunaan MOL Bonggol Pisang Dan MOL Sisa Nasi Pada Pembuatan Kompos.” RUWA JURAI vol 13 no 1(2019): 41–46.
Rohma, Mila Riskiatul, and Sumbahri Sumbahri. (2022). “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Pembuatan Pakan Fermentasi Dan Pupuk Organik Di Desa Trebungan, Kabupaten Bondowoso.” JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) vol 3 no 1 (2022): 68–80. doi:10.36596/jpkmi.v3i1.311.
Selmitri, and Setiawan. (2023). “Urin Kambing Sebagai Pupuk Organik Cair Pembibitan Lada Perdu (Piper Ningrum L.).” Jurnal Suluh Tani vol 1 no 1(2023): 50–55.
Utami, Aggraini Putri, Ratna Setyaningsih, Artini Pangastuti, and Siti Lusi Arum Sari. (2019). “Optimasi Produksi Enzim Selulase Dari Jamur Penicillium Sp. SLL06 Yang Diisolasi Dari Serasah Daun Salak (Salacca Edulis) PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON vol 5 no 2 (2019): 145–49. doi:10.13057/psnmbi/m050201.
Viantini, Ade Maulida, Desi Erlita, Amallia Puspitasari, and Ika Afifah Nugraheni. (2022). “Pengembangan Produk Baru Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Industri Virgin Coconut Oil Dengan Metode Fermentasi.” Jurnal Rekayasa Lingkungan vol 22 no 2 (2022): 1–9.
Yuliansari, Dini, and Enida Fatmalia. (2020). “Uji Lanjutan Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Pada Bioaktifator Dari Limbah Bonggol Pisang (MOL) Dalam Proses Pengomposan Sampah Organik Rumah Tangga.” Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi vol 8 no 2(2020): 276–83.
Yuliono, Agus, Warsidah Warsidah, Mega Sari Juane Sofiana, Syarif Irwan Nurdiansyah, Ikha Safitri, Pamela Pamela, and Rizalinda Rizalinda. (2023). “Pelatihan Dan Sosialisasi Fermentasi Limbah Kulit Buah Nanas Menjadi Eco-Enzyme Sebagai Implementasi Dari Slogan ‘Reuse, Reduce Dan Recycle (R3).’” Journal of Community Engagement in Health vol 6 no 1(2023): 17–23. doi:10.30994/jceh.v6i1.431.
Copyright (c) 2024 Irfan Aryo Prastowo, Aldy Bahaduri Indraloka, Astri Iga Siska

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












