BUDAYA SEKOLAH DI SDN INPRES 1 NARU SAPE

  • Ida Waluyati Dosen Prodi Pendidikan Sosiologi STKIP Bima
  • Nurhijriah Nurhijriah Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling STKIP Bima
  • Nurhidayatika Nurhidayatika Dosen Prodi Pendidikan Biologi STKIP Bima
Keywords: Budaya akademik sekolah, non akademik, nilai-nilai budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya sekolah di SDN INPRES 1 NARU SAPE, di bidang akademik dan non akademik. Penelitian ini mengkaji budaya sekolah dari segi nilai atau gagasan, tindakan, arfifak serta tantangan dan upaya dalam pengembangan budaya sekolah.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Setting penelitian ini adalah SDN INPRES 1 NARU SAPE, Kabupaten Bima. Subyek penelitian ini meliputi kepala sekolah, 4 (empat) guru, 5 (lima) siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman studi dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan model interactive dari milles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi tehnik.

Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Budaya di SDN INPRES 1 NARU SAPE dibidang akademik meliputi nilai budaya membaca dan nilai penghargaan atau prestasi, nilai kerjasama, nilai solidaritas, nilai kedisiplinan dan nilai kesopanan. Tindakan atau perilaku budaya membaca, kedisiplinan dan kesopanan masih membutuhkan pendampingan dari seluruh warga sekolah. Segi Artifak memiliki kelengkapan fasilitas kelas yaitu LCD dan papan tulis, (2) Tantangan dalam pengembangan budaya sekolah dilihat dari budaya akademik berupa nilai budaya membaca, sedangkan budaya non akademik berupa nilai kedisiplinan dan nilai kesopanan. Tindakan atau perilaku melalui penerapan peraturan sekolah dan melakukan pembinaan dalam penanaman nilai yang diyakini dan dihayati oleh seluruh warga sekolah untuk menjadikan sekolah berkualitas.

Author Biography

References

Barnawi & Arifin, M. (2003). Branded School Membangun Sekolah Unggul Berbasis Peningkatan Mutu. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Efianingrum, A. (2013). Jurnal Pemikiran Sosiologi. Yogyakarta: Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik. Universitas Gadjah Mada.

Endraswara, S. (2006). Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hanum, F. (2013). Sosiologi Pendidikan Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Jumadi. (2006). Peranan Kultur Sekolah Terhadap Kinerja Guru, Motivasi Berprestasi dan Prestasi Akademik Siswa. Yogyakarta: Jurnal Penelitian Bappeda.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rieneka Cipta

Koentjaraningrat. (2014). Sejarah Teori Antropologi 1. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Larry, A. Somovar. Et al. (2010). Komunikasi Lintas Budaya. Jakarta: Salemba Humanika Suntana, IM. (2012). Antropologi Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suyata. (2000). Sosio-Antropologi Pendidikan. Modul Perkuliahan-Yogyakarta: FIP UNY

Zuchdi, D. (2011). Pendidikan Kearifan Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Press.
Published
2022-07-04