Dampak Fatherless Terhadap Perempuan Dewasa Awal: Studi Fenomenologi Tentang Kriteria Pasangan Hidup
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengalaman fatherless membentuk persepsi, nilai, dan kriteria pasangan hidup pada perempuan dewasa awal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, penelitian ini melibatkan lima orang perempuan berusia 18-25 tahun yang mengalami ketidakhadiran ayah secara fisik atau emosional sejak masa kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah berkontribusi pada terbentuknya krisis identitas, ketidakpercayaan terhadap laki-laki, serta kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Kriteria pasangan hidup yang diungkapkan responden seperti sosok yang protektif, stabil secara emosional, dan komunikatif merupakan bentuk kompensasi atas peran ayah yang hilang. Dari sudut pandang sosiologi, terutama teori peran sosial Talcott Parsons, kondisi ini mencerminkan disfungsi dalam struktur keluarga yang berdampak pada sosialisasi primer. Namun, temuan juga menunjukkan adanya agensi sosial, di mana beberapa responden mampu membentuk makna baru, membangun relasi yang sehat, dan menunjukkan resiliensi berkat dukungan dari lingkungan sosial. Dengan demikian, pengalaman fatherless tidak hanya membentuk relasi personal, tetapi juga berhubungan erat dengan dinamika struktur sosial dan interaksi simbolik yang dialami individu dalam proses pertumbuhan sosialnya.
References
Azky, W. (2024, December 14). Mengungkap Pengaruh Fatherless, Tantangan Anak Tanpa Peran Seorang Ayah. Unair.
Chafsoh, D. , dkk. (2019). Dampak Ketidakharmonisan Keluarga Dalam Perkembangan Kehidupan Anak Menurut Hukum Islam Dan Perspektif Sosiologis (Studi Kasus di Desa Plososari Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto). HIKMATINA: Jurnal Ilmiah Hukum Keluarga Islam, 1, 60–66.
Dewi, R. P. , & F. R. (2022). Peran Media Sosial dalam Pembentukan Persepsi Cinta Romantis pada Remaja Perempuan. Jurnal Psikologi UIN Raden Fatah, 145–156.
Diananissa, F. N., Dian, P., Conia, D., Wibowo, B. Y., Bimbingan, J., Konseling, D., Keguruan, F., Pendidikan, D. I., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2024). The Impact of Fatherlessness on Early Adult Women in Choosing a Life Partner Dampak Fatherless Pada Wanita Dewasa Awal Dalam Memilih Pasangan Hidup. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 5, 672–686.
Fa’adhihillah, W., Putri, H., & Rahmasari, D. (2024). Optimisme Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Fatherless Akibat Perceraian Marital Optimism in Early Adult Women Who are Fatherless due to Divorce. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(01), 518–529.
Fiqrunnisa, A., Yuliad, I., & Saniatuzzulfa, R. (n.d.). The Correlation Of The Perception Of Father’s Involvement In Parenting With Mate Selection In Fatherless Early Adult Women. Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 5(2), 2655–6936.
Fiqrunnisa, A., Yuliad, I., & Saniatuzzulfa, R. (2023). The Correlation Of The Perception Of Father’s Involvement In Parenting With Mate Selection In Fatherless Early Adult Women. Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 5(2), 2655–6936.
Hanafi, A. , &, & Yasin, M. (2023). Upaya Memperkuat Hubungan Sosial Dalam Kehidupan Bermasyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial, 01, 51–62.
Maulida, H. (2021). Perempuan dalam Kajian Sosiologi Gender. Polikrasi: Journal of Politics and Democracy, 1, 71–79.
Mustafa, K., Hartono, R., Khoirunnisa, S., Studi Psikologi, P., Psikologi dan Humaniora, F., Teknologi Sumbawa, U., Raya Olat Maras Batu Alang, J., Moyo Hulu, K., Sumbawa, K., Tenggara Barat, N., & Sumbawa, K. (2023a). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 05(04), 16649–16658.
Mustafa, K., Hartono, R., Khoirunnisa, S., Studi Psikologi, P., Psikologi dan Humaniora, F., Teknologi Sumbawa, U., Raya Olat Maras Batu Alang, J., Moyo Hulu, K., Sumbawa, K., Tenggara Barat, N., & Sumbawa, K. (2023b). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 05(04), 16649–16658.
Nur, H. , & Anwr, N. P. (2024). Gambaran Pemilihan Pasangan Hidup (Mate Selection) Perempuan Dewasa Awal Ditinjau Dari Keterlibatan Ayah. Jurnal Psikologi Malahayati, 6, 91–106.
Pratitis, N. , R. A. P. , & H. S. L. (2024). Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Perempuan. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2, 135–146.
Rachmanulia, N., & Dewi, K. S. (2023). Dinamika Psikologis Pada Anak Perempuan dengan Fatherless di Usia Dewasa Awal: Studi Fenomenologis. Prosiding Konferensi Mahasiswa Psikologi Indonesia, 4, 88–98.
Ramatsetse, T. P., & Ross, E. (2023). Understanding the perceived psychosocial impact of father absence on adult women. South African Journal of Psychology, 53(2), 199–210.
Sari, L. N. , & H. T. (2020). onsep Diri Remaja yang Kehilangan Figur Ayah: Tinjauan Psikososial. Jurnal Psikologi Kognitif, 12–23.
Setiadarma, A. , & P. C. (2024). Komunikasi Antarpribadi Perempuan Fatherless Dengan Lawan Jenis. Journal BSI, 11, 11–20.
Sinca, D. (2022). Sikap Perempuan Fatherless Dalam Memilih Calon Pasangan Hidup (Studi Kasus di Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan).
Turama, A. R. (2020). Formulasi Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Online Joutnal Systems UNPAM (Universitas Pamulang), 58–69.
Utami, I. (2023). Gambaran Preferensi Pemilihan Pasangan Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Fatherless Akibat Perceraian Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Wandansari, A. , dkk. (2021). Ketidakhadiran Ayah Bagi Remaja Putri. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 1, 81–92.


.png)
.png)



