Peran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga dalam Pelestarian Budaya Lokal di Era Digital
Abstract
Penelitian ini membahas peran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora), dalam melestarikan budaya lokal dengan mengadopsi empat peran utama: regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator. Metode Penelitian pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sebagai regulator, pemerintah menyusun kebijakan strategis, seperti penyelenggaraan Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan, meskipun masih terdapat kekurangan dalam regulasi pemanfaatan teknologi digital. Peran sebagai fasilitator diwujudkan melalui penggunaan media sosial untuk promosi budaya, namun masih terbatas pada platform dasar. Sebagai katalisator, pemerintah mempercepat pengembangan budaya dengan promosi berbasis teknologi, meskipun upaya digitalisasi lebih lanjut masih minim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Disbudparpora telah menunjukkan komitmen tinggi dalam pelestarian budaya lokal, optimalisasi teknologi digital dan kolaborasi lintas sektor masih diperlukan. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan regulasi, perluasan akses masyarakat, inovasi digitalisasi budaya, kolaborasi dengan sektor swasta, serta pengembangan sumber daya untuk transformasi digital. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Barito Utara sebagai wilayah dengan warisan budaya yang lestari dan adaptif terhadap tantangan globalisasi.
References
Hastuti, S (2021). Peran Teknologi Digital dalam pelestarian Budaya Lokal: Perspektif Masyarakat. Jurnal Pariwisata dan Kebudayaan, 10 (1), 23-34.
Hidayat, R. (2019). Peran Pemerintah dalam Pelestarian Budaya Tradisional Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi.
Mubah, A. S. (2011). Strategi Meningkatkan Daya Tahan Budaya Lokal dalam Menghadapi Arus Globalisasi. 24(4), 302–308.
Nurdin, Muhammad. 2014. Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat Petani Jagung di Kecamatan Biringbulu kabupaten Gowa. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Setiawan, R (2022). Media Sosial sebagai alat pelestarian budaya: Studi Kasus di Daerah Tertentu. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 8(3), 67-78.
Suharto, B (2020). Budaya Lokal dan tantangan Globalisasi: Studi Kasus di Kalimantan Tengah. Jurnal Kebudayaan, 15(2), 45-58.
Susanti, T., & Rahmawati, L. (2020). Digitalisasi Budaya Lokal: Peluang dan Tantangan di Era Modernisasi


.png)
.png)



