Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lubuk Basung

  • M Aiqal Kamil Universitas Negeri Padang
  • Rida Yanna Primanita Universitas Negeri Padang
Keywords: Regulasi Emosi, Perilaku Prososial, Siswa SMA

Abstract

Perilaku prososial tindakan sukarela yang bertujuan untuk membantu, mendukung , atau memberikan manfaat kepada orang lain atau kelompok sosial. Ini melibatkan tindakan yang dilakukan dengan niat baik, tanpa adanya keuntungan pribadi yang langsung. Tujuan dari penelitian ini ialah buat menguji antara variable regulasi emosi dengan perilaku prososial pada anak SMA N 1 Lubuk Basung. Dalam peneitian ini menggunakan kuatitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 87 siswa SMA N 1 Lubuk Basung. Teknik yang digunakan pada penelitian ini yaitu proportionate stratified random sampling yaitu  Teknik yang digunakanbila populasi dikelompokan atau dikategorikan yang disebut strata (stratified). Skala pada variabel perilaku prososial di konstruksi mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Eisenberg & Mussen (2003), dan varibel regulasi emosi di kontruksi mengacu pada aspek Gross & Thompson (2006) sebagai instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis yang diperoleh dengan nilai koerlasi r = 0,292  dan 0,006 (p<0,5) ditemukan, yang menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel regulasi emosi dan perlaku prososial pada siswa SMA N 1 Lubuk Basung.

References

Aswadin, A., Azmin, N., & Bakhtiar, B. (2021). Keefektifan Penerapan Metode Simulasi Pada Konsep Sistem Peredaran Darah Manusia Di Kelas VIII SMPN 8 Satap Soromandi Tahun Pelajaran 2021/2022. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA), 2(2), 6-10.

Arikunto, S. 2002. Prosedur penelitian : Suatu pendekatan praktek. Edisi revisi.Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arifuddin, A. (2020). Problematika Perempuan Dalam Menghadapi Anak Pengguna Gadget Pada Masa Covid 19 (Studi pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Sambinae Kecamatan Punda Kota Bima). Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 3(2), 22-29.

Santrock, J. W. (2012). LifeSpan Development : Perkembangan Masa Hidup Jilid I (B.Widyasinta, Penerj.) Jakarta: Penerbit Erlangga., 37, 993-1001.

Cahyaningrum, Made I, (2019). Metodologi Penelitian, Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Dayakisni, Tri & Hudaniah. (2009). Psikologi sosial. Malang: UMM Press.

Freedman, D., Pisani, R., & Purves, R. (2007). Statistics. International student ed. Pisani, R. Purves, 4th edn. WW Norton & Company, New York.

Ferawati, F., & Rusilowati, A. Supriyadi. (2023).“. Keefektifan Pembelajaran Bencana Alam Bervisi SETS Terintegrasi dalam IPA dengan Media Animasi dan Lembar Pertanyaan” dalam Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 8(2), 184-189.

Gronlund, N.E. & Linn, R.L. (2023). Measurement and eval_uation in teaching. (6thed.). New York: Macmillan.

Hartati, H., Fahruddin, F., & Azmin, N. (2021). Penerapan pembelajaran berbasis masalah mata pelajaran IPA terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 5(4).

Irfan, I., Azmin, N., & Arifuddin, A. (2022). Peranan Keluarga dalam Pendidikan Anak Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bima. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5393-5396.

Nurhasanah, N., Arifuddin, A., Nurbayan, S. T., & Azmin, N. (2023). Pola Pengasuhan Anak Dalam Pembentukan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Nggusu Waru Di Kelurahan Sambinae Kota Bima. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 920-925.

Pritchard, P.E. (2023). Studies on the bread-improving mechanism of fungal alpha-amylase. Journal of Biological Education,26 (1), 14-17.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan: (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta. Bandung.

Thompson, R.A. (1994). Emotion Regulation: A Theme in Search of Definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59,25–52.

Published
2024-12-04