Perspektif Feminisme Dalam Menganalisis Pelecehan Seksual Di Sekolah

  • Andi Almadani Marennu Okarniatif Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Faizah Yusran Universitas Negeri Makassar
  • Riska Tajuddin Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Ridwan Said Ahmad Universitas Negeri Makassar
Keywords: Feminisme, Pelecehan, Lingkungan Pendidikan

Abstract

Pelecehan seksual di lingkungan sekolah melalui perspektif feminisme, dengan fokus pada norma gender dan peran sosial yang mempengaruhi dinamika antara guru dan pelajar. Penelitian ini menyoroti bagaimana ketidaksetaraan gender dan struktur kekuasaan yang ada berkontribusi pada terjadinya pelecehan seksual. Penggunaan Metode untuk penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis pelecehan seksual di sekolah melalui lensa feminisme. Metode ini memungkinkan kami untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman individu terkait pelecehan seksual di lingkungan sekolah serta bagaimana feminisme dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terhadap masalah ini. Ditemukan bahwa ketidaksetaraan dalam respons terhadap pelecehan sering kali memperparah dampak pada korban, terutama karena kurangnya pemahaman dan dukungan yang memadai dari pihak sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya pendekatan berbasis feminisme dalam memahami dan menangani pelecehan seksual di sekolah, serta perlunya reformasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan setara bagi semua pihak. Perlunya kesadaran kritis dan tindakan kolektif untuk mengatasi akar penyebab ketidaksetaraan gender dan  kekerasan seksual di institusi pendidikan.

References

Abdullah, S. (2013). Pembangunan Gender Dan Benturan Tradisi.

Haq, I. N., Suparna, S., & Kusumawardani, D. A. (2021). Menulis Perempuan. Pandiva Buku.

Hidayah, F. M., Arifin, A., Fadilah, R., Agustina, S., & Nisa, Z. K. (2021). Hubungan Gender Terhadap Remaja Yang Mengalami Pelecehan SEKSUAL. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat 2022, 2(1), 96–102.

Ikhsan, E. (2002). Beberapa Catatan Tentang Konvensi Hak Anak. Sumatera Utara: USU Digital Library.

Lubis, A. Y. (2014). Postmodernisme: Teori dan Metode. Jakarta.

Marasaoly, S. (2022). Pencegahan Perundungan (Bullying) Terhadap Siswa SD Dan SMP Dalam Implementasi Kota Peduli Ham Di Kota Ternate. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 9(2), 94–112.

Matul Hidayah, F., Arifin, A., S, Z. K., & Ilmu Kesehatan, F. (n.d.). Hubungan Gender Terhadap Remaja Yang Mengalami Pelecehan Seksual.

Musyaffa, R. A., & Effendi, S. (2022). Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Interaksi Di Media Sosial. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 19(02).

Pulungan, Nita Nilan Sry Rezki dkk. (2023). Perlindungan Hukum dan Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Lingkungan Sekolah (Studi di SDN 064974). Vol 3 (2). Hal 161.

Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar gender dan feminisme: Pemahaman awal kritik sastra feminisme. Garudhawaca.

Saifuddin, Ahmad. (2021). Merumuskan Faktor Penyebab Dan Solusi Pelecehan Seksual Menggunakan Perspektif Psikologi, Sosial, Dan Agama. Academica. Vol 5 (2). Hal, 402

Sindiana Esa Laili, dkk. (2019). Persepsi dan Pilihan Tindakan Guru dalam Menangani Korban Kejatahatan Seksual pada Anak di Lingkungan Sekolah. PSYCHOPOLYTAN. Vol 3 (1). Hal 38.

Sumiyarrini, Retno. (2022). Peningkatan Persepsi Dan Sikap Anak Mengenai Kesehatan Seksual Dan Kekerasan Seksual Melalui Permainan Ular Tangga “DYLAN” Di Bantul. Volume 14 (2) Hal. 10.

Sumintak, S., & Idi, A. (2022). Analisis Relasi Kuasa Michel Foucault: Studi Kasus Fenomena Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 11(1), 55–61.

Suyanto, B. (2019). Sosiologi Anak. Kencana.

Uswatina, E. D., El Madja, N. M., Zahrotun, N., Putra, Y. A., Ilham, N. A., Ningrum, M. S., Widiyastuti, V. N., Kurnia, N. A., Wardani, S. D. K., & Al Habibah, N. (2021). Power Perempuan dalam Mencegah Kekerasan Seksual. Penerbit NEM.

Zohriah, A., Torismayanti, T., & Firdaos, R. (2024). Implementasi Strategi Manajemen Konflik untuk Mencegah Kekerasan di Sekolah. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 24–44.

Published
2024-06-11