Anatomi Teori Pirre Bourdieu Pada Sosiologi Postmodern
Abstract
Pierre Bourdieu digerakkan keinginan untuk mengatasi apa yang disebutnya sebagai oposisi palsu antara objektivisme dengan subjektivisme, “oposisi absurd antara individu dengan masyarakat”. Metode library research berkaitan dengan bagaimana menjalankan proses penelitian dengan desain library research. Proses library research sendiri meliputi mengidentifikasidan menemukan informasi yang relevan, dan kemudian mengembangkan dan mengekspresikan ide-ide peneliti. Paradigma penelitian yang digunakan yakni paradigma pragmatis. Teori yang dibangun Bourdieu yakni teori habitus, teori arena dan teori modal sosial. Habitus adalah suatu sistem skema generative yang didapatkan dan disesuaikan secara objektif dengan kondisi khas di mana dia dibangun. Arena adalah suatu sistem posisi sosial yang struktur yang dikuasai oleh individu atau institusi suatu inti mendefinisikan situasi yang mereka anut. (1) Modal ekonomi merupakan modal yang secara langsung bisa ditukar, dipatenkan sebagai hak milik individu. (2) Modal sosial terdiri dari hubungan sosial bernilai antarorang, (3) Modal kultural terdiri dari berbagai jenis pengetahuan yang legitim, dan (4) Modal simbolik mengacu pada derajat akumulasi prestise, ketersohoran konsekrasi atau kehormatan, dan dibangun di atas dialektika pengetahuan (connaissance) dan pengenalan (reconnaissance).
References
Bourdieu, P. (2015). Arena Produkkultural Sebuah Kajian Sosiologi Budaya. Bantul: Kreasi Wacana.
Fauziah, I. P., & Handoyo, P. (2022). Pemanfaatan Modal Sosial Produsen Koperasi Intako dalam Rangka Pengembangan Usaha. Paradigma, Volume xx, Number xx, 20xx, 1-18.
Grenfell, M., & Hardy, C. (2007). ART RULES: Pierre Bourdieu and the Visual Arts. New York: Oxford International Publishers.
Hamid, A. S. (2015). Konseptualisasi Pembangunan Komuniti melalui Analisis Konsep Struktur Sosial, Teori Modal Sosial dan Perspektif Realisme Kritikal. Jurnal Pembangunan Sosial Jilid 18 (Jun) 2015, 21-40.
Iqlima, D., & Wijaya, A. (2022). Modal Sosial Petani Nanas dalam jaringan Distribusi Nanas Madu Pemalang. (J-PSH) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Volume 13 Number 2 Oktober 2022, 421-430 .
Jenkins, R. (2016). Membaca Pemikiran Pierre Bourdieu Edisi Revisi. Bantul: Kreasi Wacana.
Krisdinanto, N. (2014). Pierre Bourdieu, Sang Juru Dama. KANAL Vol.2, No.2, Maret 2014, 107-206.
Ningtyas, E. (2015). Pierre Bourdieu, Language and Symbolic Power. Jurnal Poetika Vol. III No.2, Desember 2015, 154-157.
Nurnazmi, Mahmoud, H. S., & Anas, M. (2023). Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend dalam Kajian Ilmu Pengetahuan. Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 41-55.
Putri, D. G., & Ikhwan. (2021). Modal Sosial Pedagang Durian Kelurahan Limau Manis Selatan KecamatanPauh Kota Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021 ISSN: 2614-6745 (print) ISSN: 2614-3097 (online), 4650-4657.
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2011). TEORI SOSIOLOGI Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosiologi Postmodern. Bantul: Kreasi Wacana.
Siregar, M. (2016). Teori "Gado-Gado" Pierre-Felix Bourdieu. Jurnal Studi Kultural (2016) Volume 1 No.3 , 79-82.
Susan, S., & Turner, B. S. (2013). The Legacy of Pierre Bourdiue. London-New York-Delhi: Anthem Press.
Syahra, R. (2003). Modal Sosial: Konsep dan Aplikasi. Jurnal Masyarakat dan Budaya, Volume 5 No.1 Tahun 2003, 1-22.
Usman, S. (2018). Modal Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar


.png)
.png)



