STUDI KASUS TIK-TOK AFFILIATE SEBAGAI WAJAH BARU CONSUMER TO CONSUMER (C2C) DALAM RANAH EKONOMI DIGITAL

  • Ida Bagus Suryanatha Universitas Palangka Raya
Keywords: Tik Tok Affiliate, Affiliator, Kreator, Consumer To Consumer, Network Society

Abstract

Artikel ini membahas secara komprehensif, adanya konseptualisasi baru dari cara pemasaran atau promosi yang diaktualisasikan oleh masyarakat digital ke dalam ranah ekonomi digital. Fokus kajiannya ada pada studi kasus terhadap satu aplikasi bernama Tik Tok yang membangun sebuah ekosistem ekonomi digital yang secara penuh dilakukan menggunakan teknologi internet yaitu Tik Tok Affiliate. Hal ini sejalan dengan konsep pemasaran bernama Consumer to Consumer, dimana konsumen dapat menjual produknya ke konsumen lainnya, namun oleh Tik Tok dikonstruksikan dengan pendekatan berbeda yang mengombinasikan sebuah konten video oleh kreator Tik Tok yang disebut sebagai Affiliator. Adapun, teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah Teori Manuel Castells, Network Society (masyarakat jaringan), serta konsep Internet Affiliate Marketing yang menganalisis dari sisi masyarakat digital dan ekonomi digital pada aplikasi Tik Tok. Metode pada penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, yang menjadikan Tik Tok sebagai obyek penelitian sebagai ‘kasus’. Temuan dalam penulisan menjelaskan secara implisit tentang konsumen yang bertransformasi menjadi seorang Affiliator Tik Tok dalam Tik Tok Affiliate dengan menggunakan konsep C2C yang skema komisinya menggunakan skema komisi Pay Per Sale. Artinya, Affliator Tik Tok dapat meng-influence, mengedukasi konsumen lain melalui konten video yang Affiliator produksi, dan terbentuklah wajah baru dalam Consumer to Consumer.

References

Agustina, Lidya dkk. (2019). Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Strategi dan Sektor Potensial. Jakarta: Puslitbang Aptika & Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dzulfaroh, Ahmad Naufal. 2023. “Indonesia Pengguna TikTok Terbesar Kedua di Dunia, Mengapa Aplikasi Ini Begitu Digemari.

Farrel, Shane. (2015). Affiliate Marketing Superstar: How To Become the Next Affiliate Marketing Superstar. IM-Rebels.

Hikmawati, S. A., & Farida, L. (2021). Pemanfaatan Media Tik Tok Sebagai Media Dakwah Bagi Dosen IAI Sunan Kalijogo Malang. AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 2(1), 1-11.

Icha, N. R., & Kurniadi, O. (2022, January). Hubungan antara Menggunakan Tik Tok dengan Perilaku Eksistensi Diri. In Bandung Conference Series: Public Relations (Vol. 2, No. 1, pp. 297-301).

Kristiani, N., & Putri, S. W. (2022). Pengaruh Perceived Usefulness dan Playfulness terhadap Intention To Use Pengguna Aplikasi Tik Tok Di Masa Pandemi Covid 19. CAPITAL: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 5(2), 162-177.

Miller, Mark. (2019). Dropshipping and Affiliate Marketing

Misra, I., Zakiah, Z., & Sukmana, E. T. (2021). Mekanisme Bagi Hasil pada Sistem Affiliate

Marketing Taqychan Saffron. Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah, 7(2), 94-106.

Permana, T., & Puspitaningsih, A. (2021). Studi ekonomi digital di Indonesia. Jurnal Simki Economic, 4(2), 161-170.

Rahman, F. (2022). Praktik Affiliate Marketing pada Platform E-commerce dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah. Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 6(1), 24-37.

Sartika, Dewi dkk. (2019). Ekonomi Digital. Mataram: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam – Universitas Islam Negeri Mataram.

Shaid, Nur Jamal. 2023. “Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok Affiliate serta Syaratnya.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.

Wibowo, Agus. (2022). Transformasi Ekonomi Digital. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.

Wijoyo, Hadion dkk. (2020). Generazi Z & Revolusi Industri 4.0. Purwokerto: CV Pena Persada

Published
2023-06-30