PENGUATAN SOSIAL MASYARAKAT TENTANG ESENSI ADMINISTRASI PUBLIK

  • Rusli Rusli Universitas Mbojo Bima
Keywords: Penguatan Sosial Masyarakat, Esensi Administrasi

Abstract

Artikel ini akan menjelaskan esensi administrasi publik baru yaitu pelayanan publik baru bernama New Public Service (NPS). Paradigma ini muncul untuk memperbaiki paradigma sebelumnya yang memandang birokrasi publik bertitik tekan pada dominan kewenangan, perintah, kontrol yang terlalu kuat, menjadi birokrasi bertitik tekan pada partisipasi masyarakat. Di mana esensi tersebut sangat penting dan merupakan bentuk pemerintahan demokratis sebagai wujud dari pemerintahan yang baik (good governance). Penguatan esensi pelayanan publik baru sangat penting dan menentukan keberhasilan pemerintahan dan pembangunan. Untuk itu esensi pelayanan publik baru harus makin diperkuat dengan memberi ruang yang cukup bagi warga negara untuk dapat berpartisipasi aktif, agar kinerja birokrasi pemerintah dapat meningkat.  Membangun esensi pelayanan publik baru tersebut tentunya membawa konsekuansi terhadap makin bertambah kompleksnya tantangan, kepentingan dan kebutuhan masyarakat, apalagi birokrasi publik di era modern. Oleh karena itu peningkatan kapasitas administrator publik perlu dilakukan secara terprogram dan berkelanjutan, sehingga harapan pelayanan publik yang semakin meningkat dapat diwujudkan

References

Agustin, W., Rio, U., Muzawi, R., Nasution, T., & Haryono, D. (2021). Penguatan Pengelolaan Website Desa Untuk Meningkatkan Layanan Administrasi Kependudukan di Desa Pasir Baru Rokan Hulu. Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika, 1(1), 8-17.

Alhdar, S., Van Gobel, L., Rachman, E., Hasan, K. K., & Adam, M. P. (2023). Penguatan Tata Kelola Administrasi Terhadap Pelayanan Publikdi Kelurahan Polohungo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 4697-4704.

Alkadafi, M. (2019). Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Menuju Asean Economic Community 2015. Jurnal El-Riyasah, 5(1), 32-40.

Bovair, Tony.2007. Beyond Engagement and Pariticipation : User and Community Coproduction of Public Service. Public Administration Review, (Sep/Oct) 67,5; ABI/INFORM Research.

Denhardt, J.V & Denhardt, R.B.2003. The New Public Service: Serving, Not Steering. New York:M.E.Sharpe.

Firmansyah, V. Z., & Syam, F. (2021). Penguatan Hukum Administrasi Negara Pencegah Praktik Korupsi dalam Diri Pemerintahan Indonesia. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 7(2), 325-344.

Nuraisyah, N., Mangngasing, N., Nasrullah, N., & Haryono, D. (2022). Sosialisasi Penguatan Sistem Administrasi Di Desa Kanuna Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS), 1(3), 101-106.

Pratisti, C., De Yusa, V., & Muti, R. F. (2022). Penguatan Administrasi UKM melalui Pelatihan Aplikasi Buku Warung di kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. SOROT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 33-36.

Satibi, I., & Ediyanto, E. (2020). Etika Dan Perilaku Birokrasi Dalam Mendukung Penguatan Good Governance. Academia Praja: Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik, 3(02), 234-250.

Sudianing, N. K., Sandiasa, G., & Seputra, K. A. (2022). pemanfaatan teknologi informasi dalam penguatan administrasi desa adat. Jnana Karya, 3(1), 21-28.

Susanto, Y., Supawanhar, S., Marsidi, M., & Yusmaniarti, Y. (2022). Penguatan Kelembagaan Dan Sdm Bumbes, Melalui Pelatihan Aspek Hukum, Ekonomi Dan Administrasi Di Desa Padang Kuas Kecamatan Suka Raja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 5(3), 1025-1030.

Sandiasa, G., & Sudianing, N. K. (2021). Pelaksanaan administrasi dan pola Pemberdayaan masyarakat dalam Menghadapi Covid 19. Jurnal Widya Publika, 9(1), 36-52.

Thoha, Miftha. 2007. Birokrasi Politik di Indonesia. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Utomo, Warsito (2006) Administrasi Publik Baru. Program Magister Administrasi Publik UGM dan Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Published
2023-06-30