KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA DI PERUMAHAN MUTIARA BEKASI JAYA

  • Wardah Alivia Wikanti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Stevany Afrizal Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Kondisi Sosial, Kondisi Ekonomi, Pedagang Kaki Lima

Abstract

Hubungan Ibu Kota Jakarta dengan daerah penyangga di sekitarnya tak bisa dihindarkan. Padatnya Jakarta membawa dampak ke daerah penyangga sekitarnya seperti Kabupaten Bekasi. Kabupaten Bekasi menawarkan lapangan kerja yang melimpah, namun tak semua pendatang dapat terserap. Masyarakat yang tak terserap oleh perusahaan kemudian memilih pekerjaan di bidang sector informal. Pekerjaan yang mereka pilih salah satunya adalah pedagang kaki lima.  Pedagang kaki lima banyak ditemui di lokasi yang ramai, salah satunya di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya. Banyak hambatan yang ditemui oleh pedagang kaki lima seperti banyaknya saingan, pendapatan yang tak menentu dan cuaca buruk. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonominya yang meliputi pendapatan, pekerjaan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangganya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi pedagang kaki lima di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini adalah latar belakang pendidikan dan kurangnya kemampuan menjadi alasan informan memilih pedagang kaki lima sebagai pekerjaannya, dengan pendapatan yang tidak menentu informan mengaku cukup  untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, PKL sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang disediakan yakni BPJS dan yang terakhir informan tidak mempermasalahkan masalah saingan karena sesama pedagang harus saling berbagi rezeki.

References

Afdikal, Budiharto, S., & Astuty, D. (2022). Strategi Bertahan Hidup Pedagang Kaki Lima (Pkl) Di Kawasan Waterfront City Pontianak Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 583–589.

Afrizal, S., & Lelah, P. (2021). Peran Ganda Perempuan Dalam Peningkatan Perekonomian Keluarga. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 53–62.

Afrizal, S., & Risdiana, R. (2022). Eksistensi Manusia Silver pada Masa Pandemi di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2 SE-Articles of Research), 9207–9215.

Bukhari. (2017). Pedagang Kaki Lima (PKL) Dan Jaringan Sosial: Suatu Analisis Sosiologi. Jurnal Sosiologi USK, 11(1), 76–87.

Dewi, P. T., & Afrizal, S. (2021). dampak covid-19 pada pedagang kaki lima (pkl) di kota serang. Journal Sosiologi Nusantara, 7(2), 279–298.

Fantiya, H., Sendratari, L. P., & Margi, I. K. (2019). Interaksi Sosial Pedagang Kaki Lima Di Tengah Masyarakat Multikultur Dan Potensinya Sebagai Media Pembelajaran Sosiologi di SMA. E-Journal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha, 1(1), 77–87.

Hadwy Prasthiady. (2016). Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang Kaki Lima di Jalan Kalibening Kabupaten Banjarnegara. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Hayat, M. (2012). Strategi Bertahan Hidup Pedagang Kaki Lima (PKL). Sosiologi Reflektif, 6(2), 63–73.

Jamaludin, A. N. (2017). Sosiologi Perkotaan Memahami Masyarakat Kota dan Problematikanya (Tim Redaksi Pustaka Setia (ed.); Mei 2017). CV Pustaka Setia.

Marsella, W., & Afrizal, S. (2022). Konflik Rumah Tangga Akibat Pergeseran Peran Suami Istri Selama Pandemi Covid-19. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 2(2), 51.

Rahman, A., Hasanah, T. U., & Nurhadi. (2020). Modal Sosial dan Strategi Kelangsungan Usaha Sektor Informal Pedagang Kaki Lima pada Era Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu-Ilmu SOSIAL, 17(2), 58–70.

Rahmawati, R., & Jayadi, S. (2019). Analisis Kasus Pada Usaha Kecil Dan Menengah (Ukm) “Ms Collection” Kerajinan Kain Perca Di Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Jurnal Analisa Sosiologi, 8(1), 113–120.

Rambing, R. K., Tasik, F. C. M., & Mumu, R. (2019). Kontrol Sosial Terhadap Pkl (Pedagang Kaki Lima) Di Kompleks Pasar Bersehati Calaca Kecamatan Wenang Kota Manado. HOLISTIK, Journal Social and Culture, 12(4), 1–18.

Rini. (2017). Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Terhadap Dampak Pencemaran Lingkungan. Universitas Hasanudin.

Rizal, J. (2020). Menelaah rencana tata ruang kawasan perkotaan dalam perspektif pemerintahan megapolitan jabodetabek-punjur. jurnal politik pemerintahan dharma praja, 13(1), 69–90.

Rusito, F. N. A., Suaib, H., & Hidaya, N. (2017). Pola Kehidupan Masyarakat Pedagang Kaki Lima Di Kota Sorong (Studi Pada Kehidupan Sosial Masyarakat Pedagang Kaki Lima di Kelurahan Kampung Baru). Jurnal Faksi : Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(1), 1–14.

Setiawan, N., Leksono, S., & Sungkawati, E. (2020). Modal Sosial Pedagang Kaki Lima Dalam Memanfaatkan Ruang Publik Untuk Berjualan di Pasar Besar Malang. Jurnal Penelitian & Pengkajian Ilmiah Mahasiswa(JPPIM, 1(1), 59–64.

Suntiyah, S., & Hayat, N. (2022). Peran Ganda Petani Perempuan dalam Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga di Desa Sukarame Kecamatan Cikeusal. Masaliq, 2(3), 378–393.

Widyaningrum, N. (2015). Kota Dan Pedagang Kaki Lima. Jurnal Analisis Sosiak, 14(1), 1–18.

Published
2023-06-15