PERSEPSI EDUWISATA SALAK UNTUK REINTRODUKSI SALAK BANGKALAN

  • Hefi Rusnita Dewi STKIP PGRI Bangkalan
  • Imam Mawardi STKIP PGRI Bangkalan
  • M. Sahid STKIP PGRI Bangkalan
Keywords: Eduwisata Salak, Persepsi, Produk Unggulan, Reintroduksi, Salak Bangkalan

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui persepsi eduwisata salak untuk reintroduksi produk unggulan salak Bangkalan pada masyarakat daerah Bangkalan dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan dengan cara survey, menggunakan instrument angket dalam bentuk google form, dan pengambilan sampel secara purposive sampling. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, data penelitian terdiri dari masyarakat daerah Bangkalan dan sekitarnya, yang selanjutnya diminta pendapatnya tentang persepsi eduwisata salak untuk reintroduksi produk unggulan salak Bangkalan. Data yang diperoleh berupa data kuisioner yang menggunakan skala likert, yang selanjutnya dianalisis dengan statistik deskriptif dengan menghitung rata-rata dari setiap indikator persepsi yaitu indikator pengetahuan, penenalan, pemanfaatan dan pelestarian. Data diperoleh dari 57 responden yang mengisi Google form yang dikirim, usia responden 18 tahun- 53 tahun,  terdiri dari 32 responden laki-laki dan 25 responden perempuan.  Hasil rerata dari semua indikator menunjukkan bahwa persepsi eduwisata salak untuk reintroduksi salak Bangkalan yang menyatakan sangat setuju sebanyak 74,75% dari semua responden, yang menyatakan setuju sebanyak 14,89%  responden, yang menyatakan ragu-ragu ada 3,46% dari semua responden, yang menyatakan tidak setuju sebanyak 2,69% responden dan yang sangat tidak setuju sebanyak 4,27%  dari semua responden.

References

Ariestin, Y. 2015. Keragaman Jenis Salak Bangkalan {Salacca Zalacca (Gaertner) Voss}Menggunakan Penanda Morfologi Dan Analisis Isozimsalak Bangkalan Diversity {Salacca Zalacca (Gaertner) Voss}Using Morphological Markers And Isozyme Analysis. Jurnal Produksi Tanaman, Volume 3, Nomor 1hlm. 35 - 42

Bachtiar, A.R, W. Windia, N.W.S. Astiti, 2016. Persepsi Masyarakat dan Strategi Pengembangan Agroeduwisata Salak di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem Bali. Jurnal Manajemen Agribisnis Vol. 4, No. 1, Mei 2016 ISSN: 2355-0759.

Barbieri, C.,T.Christine, 2016."Perceived Impact of Agritourism on Farm Economic Standing, Sales and Profits" (2016). Travel and Tourism Research Association: Advancing Tourism Research Globally. 34.

Budiasa,I.W, I.G.A. Ayu Ambarawati., 2014 Community Based Agro-Tourism As An Innovative Integrated Farming System Development Model Towards Sustainable Agriculture And Tourism In Bali. J. ISSAAS Vol. 20, No. 1:29-40.

Esguerra, I.G. 2020. Status Of Agri-Tourism Business In Central Luzon, Philippines: Basis For Development Plan Journal of Business on Hospitality and Tourism ISSN 2527-9092 Vol 06 No 02, 2020: 190-210.

Fenu,G., D. Cogoni, G. Bacchetta, 2016. The role of fencing in the success of threatened plant species translocation Plant Ecol., 217), pp. 207-217.

Gunawan,H.dkk, 2012. Kajian Sosial Ekonomi Dan Persepsi Masyarakat Lokal Terhadap Reintroduksi Badak Jawa. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam Indexed. Vol 9, No 4.

Holik, A., 2016. Relationship of Economic Growth with Tourism Sector. Journal of Economics and Policy. Jejak Vol 9 (1)): 16-33.

Karampela, K., G. Papapanos, T.Kizos, 2019. Perceptions of Agritourism and Cooperation:Comparisons between an Island and a Mountain Region in Greece. Sustainability 2019, 11, 680.

Krisna,A., 2019. Community Service Of Agro Tourism In Sibetan Village. International Journal of Community Service Learning, Vol. 3, No. 1, Tahun 2019, pp. 18-21.

Kunasekaran P, S. Ramachandran, M.R. Yacob and A.Shuib 2011. Perception of service quality in agrotourism accommodations: Impact on guest loyalty and re-visit intentionsWorld Applied Sciences Journal 12 (Special Issue of Tourism & Hospitality): 10-18.

Lewis,R.2016. Environmental Management for Collections: Alternative Conservation Strategies for Hot and Humid Climates." Journal of the Institute of Conservation, 39(2), pp. 176–177.

Maschinski, J., 2012. K.E. Haskins (Eds.), Plant Reintroduction in a Changing Climate: Promises and Perils, Island Press, Washington), pp. 171-188.

Noviastuti,N.,A. Februandari, 2019. Perilaku Parieduwisata Berkelanjutan Terhadap Pengembangan Agroeduwisata Salak Pondoh Sleman. Jurnal Nusantara: Jurnal Ilmiah Parieduwisata dan Perhotelan. Vol 2 No 2.

PambudiS. H.,, Sunarto, P. Setyono, 2018. Agro-Tourism Development Strategy in Desa Eduwisata Kaligono (Dewi Kano) of Kaligesing District of Purworejo Regency . Jurnal Sosial Ekonomi dan KebijakanPertanian. agriekonomikaAgriekonomika Volume 7, Nomor 1.

Pandu, 2017. Analysis of Demand in Mount Salak Endah Tourism Object in Bogor Regency, EKO-REGIONAL, Vol. 12, No. 1, March 2017, pp. 32-39.

Rosida, D.F., 2019. Kajian Pengembangan Produk Salak Senase (Salacca Zalacca (Gaert.) Voss) Bangkalan Madura Sebagai Permen Jelly. Jurnal Agroteknologi Vol 13 No 01: 62-74.

Setiawan,E.,2019. Studi Viabilitas Serbuk Sari Pada Salak Bangkalan. Rekayasa. 12(1): 43-48.

Sumantra, I.K, Anik Y., 2015. Pengembangan Model Agroeduwisata Salak Berbasis Masyarakat Di Desa Sibetan. Jurnal Bakti Saraswati Vol.04 No.02.

Published
2023-06-09