ANARKISME EPISTEMOLOGIS PAUL KARL FEYERABEND DALAM KAJIAN ILMU PENGETAHUAN
Abstract
Teori sebelumnya menyatakan bahwa syarat untuk mengatakan makna benar di dalam sebuah pernyataan ilmiah adalah verifikasi. Popper dengan falsifikasinya mensyaratkan uji kesalahan dalam menentukan dasar-dasar atau hukum-hukum ilmu pengetahuan, sedangkan Feyerabend menolak pendapat-pendapat tersebut. Metode penelitian yang digunakan yakni library research dengan desain library research. Paradigma penelitian yang sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian yakni paradigma pragmatis. Desain library research deskriptif. Anarkisme epistemologi Feyerabend, antara lain: (1) Anti Metode, Prinsip apa saja boleh memperolehkan semua metode dan teori untuk digunakan dengan harapan akan memuncukan suatu perdebatan yang dinamis dan akan mewujudkan pengembangbiakan pengetahuan. (2) Anti Sains, Feyerabend mengkritik sains yang terlalu mengabaikan realitas keragaman pengalaman lapangan. (3) Kontra Induksi (counterinduction), induksi sebagai sebuah metode selalu mengabaikan fakta-fakta yang tidak mendukung teorinya. Maka untuk mengatasi kekurangan prinsip verifikasi dan falsafikasi ini prosedur kontra induksi diajukan. (4) Prinsip Pengembangan (proliferation), sebuah hipotesa atau teori baru tidak harus memenuhi seluruh elemen dari teori lama karena hal tersebut hanya akan menyebabkan teori lama dipertahankan dari pada mencari teori yang benar. dan (5) Incommensurability, mengacu pada hubungan dari dua atau lebih teori yang saling berkompetisi dan saling menjatuhkan satu dengan yang lain.
References
Ashadi. (2021). Tentang Kebenaran dan Metode Ilmu Pengetahuan Menurut Paul Feyerabend Sebuah Komentar Kritis. Jakarta: Arsitektur UMJ Press.
Farhan, I. (2020). Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend dan relevansinya dalam Membentuk Pandangan Moderasi Beragama. Analisis: Jurnal Studi Keislaman Volume 20 No. 2 Desember 2020 P-ISSN 2088-9046, E-ISSN 2502-3969, 109-130.
Feyerabend, P. (1993). AGAINST METHOD . New York; London: Verso.
Feyerabend, P. K. (1981). Philosophical Papers Volume 1: Realism, Rationalism and Scientific Method. America: Cambridge University Press.
Kurdi. (2015). EpistemologoANarkisme Paul Feyerabend dalam Studi Ilmu Tafsir Al-Quran. RELIGIAN Vol.18 No.1, April 2015 , 1-26.
Nurnazmi, & Irfan. (2021). TEORI SOSIOLOGI KLASIK 3 Tokoh Awal Peletak Dasar Sosiologi. Yogyakarta: Elmatera.
Santoso, L. (2010). Seri Pemikiran Tokoh Epistemologi Kiri. Yogyakarta: Arruzmedia.
Shofiyyuddin, M. (2015). Anarkis Epistemologis Paul Karl Feyerabend dan Relevansinya pada Epistemologi Tafsir Al-Quran. Hermeneutika Vol.9 No.1 Juni 2015, 198.
Tahir, M. (2016). Konstribusi Pemikiran Filsafat Anarkisme Epistiminologis Paul K. Feyerabend terhadap Studi Pendidikan. Lentera Vol.XVIII No.2 2016, 1-13.
Ummi, Z. K. (2019). Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend sebagai Kritik atas Onjektivisme Ilmu Pengetahuan. JURNAL PUSTAKA Media Kajian dan Pemikiran islam (2019) Vol.7 No.1 p-ISSN 2339-2215 e-ISSN 2580-4642 LP3M IAI Al-Qolam, 68-82.
Widayat, P. A. (2014). Konsep Anarkisme Epistimologis PaulKarlFeyerabend dalam Pendidikan Islam . Jurnal TTarbawiyah Volume 11 Nomor 1 Edisi Januari - Juli 2014, 66-81.


.png)
.png)



