DOSEN STKIP BIMA MELAKUKAN KUNJUNGAN STUDY DI UNIVERSITI SELANGOR MALAYSIA

Pengembangan diri & kualitas SDM merupakan upaya dalam mengembangkan perguruan tinggi. Demi meningkatkan kualitas SDM pada bidang pengajaran dan penelitian, Dr. Amran Amir, M.Pd, Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima mengutus 4 orang Dosen STKIP Bima untuk melakukan kunjungan study di Universiti Selangor (UNISEL) Malaysia pada hari Jum’at, 11 Oktober 2019. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama (MOU) yang telah disepakati oleh kedua perguruan tinggi yakni STKIP Bima dan Universiti Selangor (UNISEL) Malaysia pada bulan April 2018 lalu.

Adapun Dosen yang diutus yaitu (1) Muhammad Irwansyah M. Pd (Dosen Program Studi Pendidikan Biologi), (2) Magfirah Perkasa M.Pd (Dosen Program Studi Pendidikan Kimia), (3) Khairunnisa, M.Cs (Dosen Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling) dan Nurfidianty Annafi M.Pd (Dosen Program Studi Pendidikan Kimia).

Rombongan tersebut disambut dengan hangat oleh pihak Universiti Selangor yang merupakan para Ketua Jurusan. Mohd. Nazif Samat@Darawi, Ph.D selaku Koordinator Penerima Tamu sekaligus Deputy Dean of Research & Postgraduate Studies mengaku sangat senang menyambut kedatangan & bertukar pengalaman dengan pihak STKIP Bima.

Muhammad Irwansyah, M.Pd juga menyatakan “Alhamdulillah.. kami diterima dengan santun dan penuh kekeluargaan oleh Pimpinan dan Dosen Universiti Selangor Malaysia. Mereka sangat senang dan bahagia dengan kehadiran kami “Kata Muhammad Irwansyah yang juga merupakan Pemimpin rombongan dalam kunjungan study tersebut.

Sementara itu, Magfirah Perkasa, M.Pd yang juga ikut dalam rombongan dan bertanggung jawab untuk berkoordinasi dengan pihak Unisel menambahkan bahwa pihak Unisel sangat membantu dalam mewujudkan kunjungan study tersebut. “Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Unisel melalui WhatsApp sejak sebulan yang lalu. Bapak Mohd. Nazif sangat membantu. Beliau menyampaikan tiap detil hal- Hal yang harus disiapkan demi terwujudnya kunjungan ini”, ucapnya. Magfirah juga menyampaikan bahwa melalui kunjungan tersebut banyak pengalaman & informasi terkait keadaan mahasiswa, strategi pembelajaran dan kegiatan penelitian yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di Universiti Selangor (UNISEL) Malaysia yang dapat menjadi pembelajaran bagi STKIP Bima.

Hasil dari kunjungan study ini akan disampaikan kepada rekan-rekan Dosen yang ada di STKIP Bima sehingga kedepannya diharapkan ada kolaborasi penelitian atau publikasi ilmiah internasional antara dosen STKIP Bima dan Dosen UNISEL Malaysia.

Prodi Pendidikan Kimia Apresiasi Mahasiswa Berprestasi

Rabu, 20 Februari 2019 bertempat di Ruang Lab. Kimia, program studi Pendidikan Kimia STKIP Bima melaksanakan penyerahan secara simbolis piagam penghargaan & hadiah motivasi kepada dua orang mahasiswa berprestasi. Terpilih dua mahasiswa dari Semester 2 yaitu Achmad Sulaiman dengan IP 4.00 & Endang Efryani dengan IP 3.96. Pemilihan dua mahasiswa tersebut merupakan hasil musyawarah para dosen dengan memperhatikan prestasi akademik & non akademik keduanya.

Pemberian penghargaan itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa agar dapat mempertahankan & meningkatkan prestasinya. Ketua prodi Pendidikan Kimia, Agripinna Wiraningtyas, M.Sc menyampaikan bahwa kategori mahasiswa berprestasi tidak semata berdasarkan dari akademik, tetapi juga non akademik seperti keterlibatan mahasiswa dalam UKM kampus & organisasi. Kedepan, penilaian mahasiswa berprestasi juga ditambah berdasarkan keterlibatan mahasiswa dalam lomba-lomba.
Ibu Agrippina juga menyatakan bahwa tiap semester akan diadakan pemilihan untuk semua angkatan dengan penilaian seperti yang disampaikan.

Kedua mahasiswa terpilih mengaku tidak menyangka akan terpilih sebagai mahasiswa berprestasi. Achmad dan Endang sangat senang serta berharap prodi Pendidikan Kimia semakin maju, kualitas mahasiswa & lulusannya semakin baik.

LPM STKIP BIMA ADAKAN RAPAT KOORDINASI DENGAN TIM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STKIP Bima melakukan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan audit mutu internal dengan seluruh unsur Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Program Studi dan Tim Auditor internal, Sabtu (6/10/2018) di ruang rapat Program Studi Biologi.

Kepala LPM STKIP Bima, Drs. H. Juanda Mansyur, M.Pd dalam pengantarnya menyampaikan bahwa mutu harus terus ditingkatkan. Lebih lanjut, kepala LPM menjelaskan bahwa pengembangan mutu berkelanjutan diawali dengan penyusunan standar mutu kemudian dilanjutkan dengan audit mutu internal oleh tim auditor. Kepala LPM berharap, dengan telah dilatihnya auditor internal oleh pihak Universitas Lampung beberapa waktu yang lalu, maka pelaksanaan kegiatan audit internal dapat segera dilakukan.

Rapat dibuka oleh Ketua STKIP Bima, Bapak Dr. Amran Amir, M.Pd. Dalam sambutannya ketua STKIP Bima menyampaikan bahwa perguruan tinggi sekarang berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu, karena disadari bahwa masyarakat sekarang melihat perguruan tinggi bukan lagi pada nama dan status perguruan tinggi, tetapi lebih kepada aspek mutu, sehingga ukuran mutu perguruan tinggi dapat dilihat dari peringkat akreditasi yang dicapai.

Ketua STKIP Bima mengharapkan kepada seluruh tim mutu agar bekerja secara bersama-sama dalam mengembangkan mutu. Rapat ini juga mengagendakan sosialisasi hasil pelaksanaan kegiatan Magang SPMI dan Audit internal di Universitas Lampung yang diikuti oleh tim auditor internal STKIP Bima pada September lalu. Hasil rapat koordinasi ini menyimpulkan bahwa dalam waktu dekat akan mulai dilakukan audit mutu internal di masing masing Program Studi.

 

Prodi Biologi STKIP Bima Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Woro

Dosen yang merupakan warga disekitar desa menambahkan, Desa Woro merupakan desa dengan kondisi alam yang mendukung untuk dilakukannya penanaman tanaman kelor.  Karena dirasa tanaman ini sudah mulai jarang dibudidayakan oleh masyarakat, mengingat manfaatnya yang luar biasa maka perlu adanya sosialisasi ini. Mata pencaharian warga di sana kebanyakan bertani dan beternak. Selengkapnya …

Prodi Biologi STKIP Bima “Goes To Satonda Island”

Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima kembali memberikan konstribusi positif kepada masyarakat di Kecamatan Tambora melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dirangkaikan dengan kegiatan penelitian. Acara tersebut dirangkum dalam kegiatan Biology Goes to Satonda Island yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 20-21 Januari 2018. Dr. Amran Amir, M.Pd selaku ketua STKIP Bima dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Penelitian dan Pengabdian. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat Kec. Tambora.

Hal ini terlihat dari antusiasme warga  yang menghadiri acara penyuluhan pemanfaatan tanaman sebagai obat keluarga dan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik. “kami sangat welcome dengan adanya kegiatan-kegiatan yang memberikan nilai positif bagi masyarakat,. Sehingga kami membuka diri untuk berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan potensi daerah dan warga sekita masyarakat kecamatan tambura” kata tutur cama Tambora, Drs. Israf. Dukungan penuh juga diberikan oleh UPTD Puskesmas Tambora dan UPTD Dinas Perkebunan Kecamatan Tambora.

Melihat banyaknya ternak dan luasnya pekarangan yang belum dimanfaatkan secara maksimal di Kecamatan Tambora, urgensi kegiatan ini guna mengoptimalkan potensi daerah agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal, mengurangi resiko penyebaran penyakit, serta membudidayakan pemanfaatan obat herbal dalam keluarga. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari STKIP Bima yang diwakili oleh Bapak Muh. Nasir, M.Pd dan Ibu Nurfathurrahmah, M.Pd serta dari UPTD Puskesmas Tambora oleh Bapak Muhammad Idris, S.Kep.Ners.

Setelah rangkaian acara penyuluhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan survey dan pengambilan sampel di wilayah situs Geologi Pulau Satonda yang meliputi penelitian terkait keanekaragaman tanaman dan serangga serta kondisi air Danau Satonda. Penelitian ini dimaksudkan agar keragaman spesies yang ada di Pulau Satonda dapat dijadikan sebagai salah satu daerah ekowisata  dan terekspos oleh masyarakat sehingga nantinya mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Pulau Satonda.

Selain dari itu, kegiatan di atas bertujuan untuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dalam mempromosikan Gunung Tambora yang baru-baru ini diresmikan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNPI) sebagai situs Gopark Nasinal. Dengan ditetapkannya Gunung Tambora sebagai situs Geopark, maka kawasan geografis dimana situs-situs warisan geologis menjadi bagian dari konsep perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan secara holistik. Penetapan Geopark Nasional Gunung Tambora diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan embrio ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis kegiatan ecotourism dan agrowisata.

Muh. Nasir selaku ketua rombongan Biology Goes to Satonda Island mengatakan “kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin Prodgram Stusi Pendidikan STKIP BIma dalam mendukung pelestarian SDA dan lingkungan serta sebagai implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi. InsyaaAllah kegiatan selanjutnya akan kami laksanakan di Bajo Pulo”