MAHASISWA KKN-MT STKIP BIMA MENGADAKAN SOSIALISASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN TEKNOLOGI PADA SISWA PONPES DARUL FURQAN KOTA BIMA

Jum’at, 1 Februari 2019, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Terpadu (KKN-MT) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima (STKIP Bima) mengadakan kegiatan sosialisasi dampak negatif penggunaan teknologi dibidang informasi dan komunikasi seperti handphone (HP), laptop dan internet pada siswa/siswi sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menegah atas (SMA) pondok pesantren Darul Furqan Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa KKN- MT STKIP Bima menghadirkan Muhammad Irwansyah, M.Pd dosen STKIP Bima sebagai pemateri sosialisasi. Muhammad Irwansyah, M.Pd yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah teknologi pembelajaran mengatakan perkembangan teknologi seperti  handphone (HP), laptop dan internet sekarang ini ibaratkan pisau. Kalau pisau kita gunakan untuk mengiris bawang, mengiris tomat dan memotong daging pisau itu akan sangat bermanfaat. Namun ketika pisau itu disalahgunakan. Misalnya pisau digunakan untuk mengiris tangan sendiri atau untuk membunuh manusia yang tidak berdosa maka pisau ini akan merusak akhlak, memasukkan kita dalam penjara, bahkan memasukkan kita dalam neraka.    

Lanjut Muhammad Irwansyah, M.Pd begitupun dengan teknologi. Misalnya HP android yang kita miliki saat ini kita gunakan sebagai sarana untuk belajar, berkomunikasi dengan keluarga, dan bisnis online maka HP android akan membawa kebaikan dan keberkahan buat kita. Namun ketika teknologi berupa HP android disalahgunakan misalnya untuk mengakses video porno, judi online, dan prostitusi online maka teknologi ini akan merusak aqidah, akhlak bahkan memasukkan kita kedalam neraka.

Muhammad Irwansyah, M.Pd menegaskan jadi perkembangan teknologi (HP, laptop, dan internet) saat ini tergantung kita yang menggunakannya. Apakah menggunakannya untuk kebaikan sehingga kita mendapatkan keberkahan dan masuk syurga? atau Apakah kita menggunakannya untuk keburukan yang menyebabkan kerusakan aqidah dan akhlak sehingga masuk neraka?   Abdurrahman, S.Pd salah seorang guru di pondok pesantren Darul Furqan yang turut menghadiri kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN- MT STKIP Bima yang telah mengadakan kegiatan sosialisasi di sekolahnya. Beliau berharap semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara kontinue di sekolah kami. Sehingga kedepannya siswa/siswi yang ada di pondok pesantren Darul Furqan hati-hati dalam menggunakan teknologi (HP, laptop, dan internet).  Harapnya.

BEM STKIP Bima Partisipasi Dalam Kegiatan Bersih Pantai Kota Bima Untuk Memperingati hari Nusantara 2018

Dosen Lingkungan dan pengurus BEM STKIP Bima berpartisipasi dalam kegiatan Pembersihan Pasar dan Pantai Amahami yang diselenggarakan oleh Pemerintah kota Bima pada Jum’at, 30 November 2018.

Keikut sertaan Dosen dan pengurus BEM STKIP Bima dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen civitas Akademika STKIP Bima, membantu pemerintahan Kota Bima dalam wujudkan kota Bima yang bersih, nyaman dan indah.

Pasar Amahami merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat kecil dan menengah harus bersih dari sampah, agar pedagang dan pembeli di pasar tersebut merasa nyaman dan betah dalam melakukan transaksi.

Begitu pula dengan pantai Amahami sebagai tempat rekreasi masyarakat kota dan kabupaten Bima. Kami dari civitas akademika STKIP Bima bersedia untuk mendukung dan berpartisipasi pelaksanaan pembangunan kota Bima, terutama dalam membangun budaya hidup bersih dan pelestarian lingkungan hidup agar kota Bima tidak menjadi kota yang kumuh.

Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bapak Walikota Bima H. Muhammad Lutfi,SE dan Wakil Walikota Bima Fery Sofyan, SH yang melibatkan Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan pembangunan. Mudah-mudahan dengan keterlibatan dosen dan mahasiswa menjadi faktor pendorong percepatan pembangunan kota Bima.

STKIP Bima dan Dinas Koperindag Kota Bima Menggelar Kegiatan Seminar Pameran Wirausaha UMKM

Acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita diikuti oleh beberapa perwakilan kelembagaan mahasiswa, Menghadirkan Pemateri utama yakni Kadis Koperindag Kota Bima Nurjanah, S.Sos, Bapak Ahmad Sandi selaku dosen STKIP Bima.

Mahasiswa dan UKM mempromosikan hasil kreatifitasnya di stand yang telah di sediakan panitia dan tidak ketinggalan UKM Binaan Dinas Koperindag ikut andil untuk mempromosikan hasil kreatifitasnya.

Beragam promosi mereka adalah jajanan khas bima, miniatur, tanaman hias, dan masih banyak lagi yang lainnya, begitupun UKM Binaan Koperindag Kota Bima.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan mahasiswa yang mempunyai jiwa Entrepereniurship bukan hanya ingin menjadi PNS, tapi mahasiswa harus mampu menjadi wirausahawan untuk mampu meningkatkan taraf ekonomi, “Kegiatan ini kita laksanakan aplikasi dari dua jurusan, jurusan Ekonomi dan IPA Biologi,” jelasnya.

Seminar ini mengangkat Tema ‘Membentuk Entrepereniurship Dalam Menghadapi Era Revolusi’ dengan harapan dapat memotivasi mahasiswa yang ada di STKIP Bima supaya bisa berpikir maju dengan jiwa kewirausaannya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

STKIP BIMA KEMBALI MENGADAKAN SEMINAR DAN PAMERAN KEWIRAUSAHAAN

Kamis, 22 November 2018 STKIP Bima kembali mengadakan kegiatan Pameran Kewirausahaan. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini STKIP Bima menggandeng Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima untuk sekaligus mengadakan Seminar & Sosialisasi Wirausaha Muda Masuk Kampus yang juga dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi lain di Kabupaten & Kota Bima. Kegiatan Seminar & Pameran Kewirausahaan ini mengusung tema “Membentuk Ecopreneur dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”.

Ketua panitia, Bapak Nikman Azmin, M.Si menyatakan bahwa pemilihan tema tersebut bertujuan agar kedepannya STKIP Bima tidak hanya mampu mencetak tenaga guru profesional di bidangnya, tapi juga mampu menciptakan para pengusaha muda yang berkarakter ecopreneur yaitu pengusaha yang jujur, sopan santun, berbudaya dan peduli terhadap lingkungan sehingga mereka akan tetap eksis di era perubahan zaman dan dapat memajukan pengembangan ekonomi berkelanjutan. Lebih lanjut, Ketua Panitia juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, panitia bersama Koperindag Kota Bima mengundang beberapa pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kalangan mahasiswa dan kalangan pelajar untuk memamerkan dan menjual hasil kreativitasnya.

Wakil Ketua I STKIP Bima, Ibu Erni Suryani, M.Pd juga menambahkan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah kewirausahaan dan pengetahuan lingkungan dalam kurikulum STKIP Bima. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan potensi & minat untuk menjadi wirausaha muda sehingga kedepannya alumni STKIP Bima bukan hanya sebagai pencari kerja (job seeker) namun juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan (job creator).

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga dihaturkan oleh Ibu Nurjanah S. Sos selaku Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima kepada pihak STKIP Bima yang telah mengadakan kegiatan positif seperti ini dan Pemerintah Kota Bima mendukung penuh kegiatan tersebut. “Keberadaan wirausaha muda dapat menurunkan angka penggangguran yang ada di Kota Bima. Hal ini juga didukung oleh visi dan misi Walikota Bima untuk menciptakan 10.000 lapangan kerja baru”, ucap Ibu Nurjannah dalam penuturannya yang disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

‌Hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Bapak Ir. Tasrif (Sekretaris Badan Pengawas Daerah Kota Bima), Ibu Nurjannah, S.Sos (Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan kota Bima) serta Bapak Ahmad Sandi, M.Si (Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Bima) yang menyampaikan materi tentang peranan institusi masing-masing dalam mengembangkan ekonomi daerah. Seminar & Sosialisasi ini juga dimeriahkan dengan success story dari Pengusaha Muda Kota Bima yaitu Sang Fajar yang memulai bisnis bakery dan toko kuenya pada usia 20 tahun. Diharapkan melalui cerita sukses dari Wirausaha Muda secara langsung dapat menambah inspirasi & motivasi bagi mahasiswa untuk semangat menjadi Wirausaha Muda & Ecopreneur Sukses dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.