Rekam Jejak Mahasiswa Program Permata di STKIP PGRI Sumatera Barat

PERMATA “pertukaran mahasiswa tanah air nusantara” yaitu kegiatan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa di seluruh tanah air untuk mengikuti perkuliahan yg relevan di perguruan tinggi lainnya di seluruh wilayah nusantara, dalam kegiatan akademik dan kegiatan non akademik sepanjang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan permata diperoleh melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh setiap kampus pengirim dan dinyatakan sehat secara medis melalui surat keterangan dari dokter.

Kegiatan PERMATA dilaksanakan selama 6 bulan. Mahasiswa yang dinyatakan lulus kegiatan PERMATA memilih STKIP PGRI Sumbar menjadi kampus tujuan mereka. Mahasiswa tersebut berasal dari STKIP Bima NTB dengan jumlah 3 orang dengan prodi tujuan mereka Prodi Pendidikan Biologi, Pendidikan Sosiologi dan Pendidikan Fisika.

Mereka berangkat dari Bima tanggal 10 September 2017 dan sampai di kota Padang pada tanggal 11 September 2017. Mahasiswa PERMATA disambut oleh wakil ketua bidang kemahasiswaan,alumni dan kerjasama Bapak Jarudin, MA, Ph.D. ketua prodi P.Biologi ibu Siska Nerita dan ketua prodi P.Sosiologi ibu Dr. Maihasni, M.Si. selanjutnya serah terima mahasiswa PERMATA sekaligus penandatanganan MoU antara STKIP PGRI Sumatera Barat dengan STKIP Bima NTB oleh Bapak Dr. Amran Amir dengan Bapak Drs. Dasrizal, M.P dengan disaksikan oleh ketua dan sekretaris program studi yang dituju mahasiswa PERMATA.

Program pembelajaran yang mereka ikuti ada 2 yaitu:

  1. Kegiatan akademis
    Mata kuliah yang diikuti selama menjadi mahasiswa PERMATA sebanyak 5 mata kuliah dengan 15 sks sesuai dengan ketentuan Kemenristek Dikti.
  2. Kegiatan Non Akademik
    Kegiatan non akademik yang diikuti selama di STKIP PGRI Sumbar terdiri dari kegiatan yang diadakan dikampus dan kegiatan di luar kampus seperti belajar mengenal budaya yang ada di sekitar Sumatera Barat dan mengunjungi tempat wisata budaya daerah di Sumatera Barat.
    Kegiatan yang telah mereka ikuti:
    1. Mengunjungi lubang jepang bukittinggi, ngarai sianok, jam gadang
    2. Pembersihan pantai padang
    3. Workshop pelatihan dan pengembangan kreativitas menulis mahasiswa
    4. Mengikuti kuliah umum
    5. Kegiatan senam rutin STKIP PGRI Sumatera Barat
    6. Kegiatan wisuda sarjana
    7. Kegiatan cross mind to the future perkembangan geografi Asia Tenggara di Prodi P. Geografi Keakraban Mahasiswa Baru

Kegiatan-kegitan tersebut mereka ikuti dengan sangat antusias. Program PERMATA ini berakhir akhir januari 2018. Tanggal 31 Januari 2018 mahasiswa program PERMATA kembali ke kampus mereka yaitu STKIP Bima NTB.

BEM STKIP Bima Gelar Lomba Futsal Internal

BEM STKIP Bima mengadakan lomba futsal antar prodi, dengan di adakannya lomba tersebut BEM STKIP Bima bertujuan menumbuhkan semangat pemuda dan olah raga dalam jiwa pendidik.
yang mendapat tropi kemenganan Juara I (satu) diraih oleh Mahasiswa SOSIOLOGI, Juara II (Dua) diraih oleh Mahasiswa MATEMATIKA
dan Juara III (Tiga) bersama diraih oleh HMPS-PM & DOSEN MATEMATIKA.

DPM STKIP Bima Gelar PIM (Pelatihan Kepemimpinan Ormawa)

STKIP Bima – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima menggelar kegiatan diklat PIM (Pelatihan kepemimpinan organisasi kemahasiswaan).

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai hari Senin 04 – 05 Desember 2017 bertempat di Tambora Home Stay, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan menciptakan jiwa pemimpin mahasiswa” ungkap M. Tahir, M.Pd selaku Waket III STKIP Bima. Selengkapnya …

Profil Program Studi Pendidikan Matematika

  1. Program studi pendidikan matematika sudah terakreditasi oleh BAN-PT dengan Nomor SK No: 227/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/2013.
  2. Semua staf pengajar bergelar Magister (S-2) yang berjumlah 19 orang dengan status Dosen Tetap Yayasan.
  3. Memliki 3 orang Dosen yang sudah lulus sertifikasi (dosen profesional).
  4. Merekomendasikan 1 (satu) orang dosen setiap tahunnya untuk melanjutkan Program Studi Lanjutan.
  5. Merupakan program studi yang paling sehat karena memiliki rasio dosen dengan mahasiswa yang ideal.
  6. Memiliki kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga output yang dihasilkan berkompeten dan siap diterima di tempat kerja.
  7. Memiliki fasilitas yang memadai, yang dilengkapi dengan lab. Microteaching, Lab. Bahasa Inggris, dan Lab. Komputer, LCD, Layar OHP, dan lain-lain.
  8. Memiliki wadah untuk pengembangan bakat, minat, dan intelektual mahasiswa, diantaranya: HMPS Pendidikan Matematika dan Mathematic Study Club (MSC).