ORASI ILMIAH KETUA MAHKAMAH KONSTITUSI RI DALAM WISUDA STKIP BIMA ANGKATAN XXIX

Berikut ini merupakan isi Orasi Ilmiah yang di sampaikan oleh Bapak Dr. Anwar Usman, SH.,MH selaku Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dengan tema “MELALUI WISUDA STKIP BIMA ANGKATAN XXIX KITA CIPTAKAN PENDIDIK BERJIWA KONSTITUSIONAL DAN ENTERPRENEURSHIP DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0”.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

WISUDA SARJANA (S1) ANGKATAN XXIX STKIP BIMA 2018

Jumlah keseluruhan Wisudawan/Wisudawati sebanyak 668 dimana total perprogram studinya sebagai berikut:

  1. Bimbingan Konseling 67 orang
  2. Pendidikan Ekonomi 184 orang
  3. Biologi 122 orang
  4. Sosiologi 91 orang
  5. Matematika 129 orang
  6. Kimia 43 orang
  7. Fisika 32 orang.

Prosesi Wisuda Sarjana (S1) Angkatan XXIX STKIP Bima dihadiri Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) yaitu Bapak Dr. Anwar Usman, SH.,MH. sekaligus sebagai orator dalam penyampaian Orasi Ilmiah.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tim Magang STKIP Bima Diterima Langsung Oleh Rektor Beserta Jajaran LP3M UNILA

Tim Magang Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima diterima secara langsung oleh Rektor beserta jajaran LP3M Universitas Lampung, Senin (3/9/2018). Magang ini sebagai bentuk tindak lanjut MoU antara STKIP Bima dengan UNILA. Sebelumnya pihak UNILA telah memberikan pelatihan penyusunan SPMI, AMI, dan penyusunan Borang Akreditasi yang diadakan di Bima pada tanggal 10 sampai 11 Agustus 2018 lalu. Salah seorang wakil dari peserta kegiatan tersebut, Suaeb, M.Pd diutus untuk mengikuti magang Audit Mutu Internal di UNILA selama dua hari, yakni mulai tanggal 3 sampai 4 September 2018 dan didampingi langsung oleh ketua STKIP Bima, Bapak Dr. Amran Amir, M.Pd.

STKIP Bima Siap Turunkan Mahasiswa PPL

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima, mengadakan kegiatan pembekalan untuk mempersipkan mahasiswa dalam memenuhi matakuliah Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dr. Amran Amir, M.Pd selaku Ketua STKIP Bima.

Kegiatan pembekalan dilaksanakan selama satu hari yaitu pada tanggal 11 agustus 2018, selama kegiatan pembekalan, mahasiswa diberikan bimbingan mengenai persiapan yang harus dilakukan, bukan hanya mental yang harus dipersiapkan tetapi juga kelengkapan administrasi layaknya seorang guru yang mulai mengajar.

Pelepasan Mahasiswa PPL akan dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2018 dan mahasiswa akan didampingi langsung oleh dosen pembimbing masing-masing per Program Studi yang ada di STKIP Bima.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Wirausaha Masuk Kampus, Sekda Teken MoU Dengan Ketua STKIP Bima dan STIE

Untuk meningkatkan peran kampus dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat serta menggali potensi ekonomi dari kalangan lulusan perguruan tinggi, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) menandatangani MoU bersama 2 lembaga Perguruan Tinggi.

“Penandatanganan MoU ini dimaksudkan untuk mendukung program dan kegiatan Dinas Koperindag Kota Bima yakni wirausaha masuk kampus,” ujar Kepala Koperindag Kota Bima Nurjanah saat menyampaikan sambutan di ruangan rapat Walikota Bima, Senin (2/4).

Diakuinya, MoU ini melibatkan 2 perguruan tinggi dengtan berbagai pertimbangan yaitu STIE yang merupakan perguruan tinggi yang pendidikannya konsen dalam bidang ekonomi. Kemudian STKIP Bima dipilih karena memiliki program studi pendidikan koperasi. “MoU akan berlaku selama 5 tahun”.

Kerjasama kedua belah pihak kata Nurjanah, meliputi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), penelitian dan pengembangan UMKM, penerapan ilmu pengetahuan, dan pemanfaatan kreativitas dan inovasi teknologi. Penandatangan MoU diwakili Plt Sekda Kota Bima H Syamsuddin MS bersama 2 pimpinan perguruan tinggi yakni Ketua STIE Bima Firdaus, ST, MM dan Ketua STKIP Bima Dr. Amran Amir, M.Pd. Di tempat yang sama, Plt Sekda Kota Bima H Syamsuddin MS dalam sambutannya mengaku, tujuan nota kesepakatan ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat kelurahan, dengan fokus utama mengembangkan UMKM yang ada di kelurahan.

Ia menjelaskan, usaha kecil dan menengah sudah terbukti merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi, baik daerah maupun nasional. Kegiatan usaha ini sudah sangat melekat di masyarakat. UKM dinilai memiliki peran yang strategis, baik yang bersifat sosial maupun ekonomis. “Dari segi sosial, UKM mampu menyerap tenaga kerja sehingga diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan. Sementara dari fungsi ekonomi, UKM menyediakan berbagai barang dan jasa untuk berbagai kalangan mulai yang berdaya beli tinggi hingga rendah,”.

Pemerintah Kota Bima sendiri, memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengembangan UKM. Salah satunya dari aspek anggaran. Anggaran pengembangan UKM pada tahun 2011 hanya sebesar Rp 418,6 juta, kemudian pada tahun 2016 mencapai Rp 2,8 Miliar. “Tentu keterlibatan 2 kampus ini bisa menjadi energi baru dalam peningkatan kapasitas pelaku UMKM Kota Bima,”.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.