Wirausaha Masuk Kampus, Sekda Teken MoU Dengan Ketua STKIP Bima dan STIE

Untuk meningkatkan peran kampus dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat serta menggali potensi ekonomi dari kalangan lulusan perguruan tinggi, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) menandatangani MoU bersama 2 lembaga Perguruan Tinggi.

“Penandatanganan MoU ini dimaksudkan untuk mendukung program dan kegiatan Dinas Koperindag Kota Bima yakni wirausaha masuk kampus,” ujar Kepala Koperindag Kota Bima Nurjanah saat menyampaikan sambutan di ruangan rapat Walikota Bima, Senin (2/4).

Diakuinya, MoU ini melibatkan 2 perguruan tinggi dengtan berbagai pertimbangan yaitu STIE yang merupakan perguruan tinggi yang pendidikannya konsen dalam bidang ekonomi. Kemudian STKIP Bima dipilih karena memiliki program studi pendidikan koperasi. “MoU akan berlaku selama 5 tahun”.

Kerjasama kedua belah pihak kata Nurjanah, meliputi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), penelitian dan pengembangan UMKM, penerapan ilmu pengetahuan, dan pemanfaatan kreativitas dan inovasi teknologi. Penandatangan MoU diwakili Plt Sekda Kota Bima H Syamsuddin MS bersama 2 pimpinan perguruan tinggi yakni Ketua STIE Bima Firdaus, ST, MM dan Ketua STKIP Bima Dr. Amran Amir, M.Pd. Di tempat yang sama, Plt Sekda Kota Bima H Syamsuddin MS dalam sambutannya mengaku, tujuan nota kesepakatan ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat kelurahan, dengan fokus utama mengembangkan UMKM yang ada di kelurahan.

Ia menjelaskan, usaha kecil dan menengah sudah terbukti merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi, baik daerah maupun nasional. Kegiatan usaha ini sudah sangat melekat di masyarakat. UKM dinilai memiliki peran yang strategis, baik yang bersifat sosial maupun ekonomis. “Dari segi sosial, UKM mampu menyerap tenaga kerja sehingga diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan. Sementara dari fungsi ekonomi, UKM menyediakan berbagai barang dan jasa untuk berbagai kalangan mulai yang berdaya beli tinggi hingga rendah,”.

Pemerintah Kota Bima sendiri, memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengembangan UKM. Salah satunya dari aspek anggaran. Anggaran pengembangan UKM pada tahun 2011 hanya sebesar Rp 418,6 juta, kemudian pada tahun 2016 mencapai Rp 2,8 Miliar. “Tentu keterlibatan 2 kampus ini bisa menjadi energi baru dalam peningkatan kapasitas pelaku UMKM Kota Bima,”.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Panduan Pengisian Seritivikasi Dosen (SERDOS)

1. Perguruan tinggi melakukan validasi data induk dosen (data D1) secara online di PDDIKTI (http://forlap.ristekdikti.go.id) pada rentang waktu yang telah ditetapkan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. Dosen yang memenuhi persyaratan sebagai DYS akan ditampilkan sebagai data bakal calon DYS (data D2) di PDDIKTI.

2. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti, berdasarkan pertimbangan alokasi nasional, kriteria dan skala prioritas sesuai ketentuan dan perundangan, melakukan pemeringkatan data D2 dan menetapkan calon DYS definitif untuk masing-masing perguruan tinggi (Data D3). Kriteria pemeringkatan didasarkan pada urutan:
* jabatan akademik (Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli),
* pendidikan terakhir (S3, S2),
* pangkat dan golongan ruang, dan
* masa kerja sebagai dosen tetap.

3. Dalam hal berdasarkan kriteria poin no.2 tersebut calon DYS memiliki rangking yang sama, maka calon DYS yang memiliki umur lebih tua ditempatkan pada urutan lebih awal.

4. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menerbitkan data D3 ke laman sistem Serdos. Jumlah calon DYS definitif sesuai dengan alokasi nasional akan disesuaikan untuk setiap periode sertifikasi.

5. PTU melakukan verifikasi dan validasi data D3 dan melakukan verifikasi dalam bentuk : mengusulkan/tidak mengusulkan calon DYS karena pertimbangan strategis pimpinan PTU, dan memvalidasi data bidang ilmu/sub-rumpun ilmu. Keseluruhan data hasil verifikasi disahkan oleh pimpinan PTU

6. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menetapkan calon DYS definitif yang masuk dalam data D4 untuk masing-masing PTU berdasarkan data D3 yang telah diusulkan dan disahkan oleh PTU.
Pengajuan D3 yang tidak disertai dengan bukti surat pernyataan, calon DYS yang diusulkan oleh PTU pada data D3 tidak akan ditetapkan menjadi data D4.

Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menerbitkan akun untuk calon DYS yang telah ditetapkan dalam data D4.

Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menetapkan calon DYS definitif (data D4) dan mengunggahnya di laman sistem Serdos untuk dapat dilihat dan dikelola oleh PTU melalui Akun PTU yang telah diberikan.

Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menerbitkan 10 (sepuluh) Akun untuk setiap calon DYS definitif:
* 1 (satu) Akun atasan calon DYS,
* 1 (satu) Akun untuk calon DYS sendiri,
* 3 (tiga) Akun untuk sejawat calon DYS, dan
* 5 (lima) Akun untuk mahasiswa penilai.

7. Calon DYS melakukan validasi data diri berdasarkan data D4 yang telah ditetapkan.Calon DYS melakukan kegiatan untuk memenuhi komponen penilaian gabungan meliputi pe

  • nilaian persepsional, rekam jejak kemampuan berbahasa inggris, dan potensi akademik.Calon DYS dan PTU memas
  • tikan komponen penilaian gabungan telah terpenuhi yaitu NAP, NKP, NPA, NBI, dan NPS.Calon DYS yang memiliki jabatan akademik Lektor atau Lektor Kepala dapat mengunggah sertifikat PEKERTI atau AA sebagai pengganti NBI atau NPA
  • dan disertai perangkat dokumen pendukung sebagaimana tertera dalam rubrik penilaian.

8. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti melakukan penghitungan NGB secara otomatis melalui sistem.

  • Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menetapkan calon DYS yang telah lulus penilaian gabungan dan penilaian persepsional sebagai DYS dalam Data D5.
  • DYS yang masuk dalam data D5 dapat melanjutkan untuk menyusun DD.

PENETAPAN D5

  • Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti melakukan penghitungan NGB secara otomatis melalui sistem.
  • Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menetapkan calon DYS yang telah lulus penilaian gabungan dan penilaian persepsional sebagai DYS dalam Data D5.
  • DYS yang masuk dalam data D5 dapat melanjutkan untuk menyusun DD.

.
Selanjutnya :

POIN2 PENTING UNTUK DYS YANG BERHASIL LOLOS KE TAHAP D5 :

Berhubung karena keterbatasan waktu dan jadwal padat (sudah terjadwal), maka bagi calon DYS yang persiapan ikut serdos, saya menyampaikan poin2 penting saja di grup ini, sekaitan Penyusunan dan Pengesahan Deskripsi Diri oleh DYS (setelah ditetapkan dalam D5) sbb :

1. Penyusunan Deskripsi Diri (DD) oleh DYS secara on-line hanya dapat dilakukan ketika DYS telah masuk dalam data D5

2. Sebagai bahan acuan penyusunan narasi Deskripsi Diri (DD), DYS harus menyusun Curicullum Vitae (CV) yang terdiri atas :
-riwayat pendidikan,
-riwayat pengajaran,
-riwayat pelatihan profesional,
-produk bahan ajar,
-riwayat penelitian,
-riwayat pengabdian,
-riwayat dan publikasi karya ilmiah, pertemuan ilmiah,
-peran di bidang kemahasiswaan, dan
-tanda prestasi/penghargaan.

DYS lakukan pengisian CV sesuai dengan kelompok isian ini sebagaimana telah ditetapkan dalam laman sistem Serdos

3. DYS wajib mengunggah naskah publikasi karya ilmiah sebagaimana yang dicantumkan pada CV dalam bentuk dokumen dan/atau alamat akses (URL) sebagaiimana rincian pada tabel 3.1

4. DYS wajib mengunggah naskah publikasi karya ilmiah sebagaimana yang dicantumkan pada CV dalam bentuk dokumen dan/atau alamat akses (URL) sebagaiman rincian pada tabel 3.2

5. Setelah melakukan pengisian borang CV, DYS dapat menyusun narasi atau esai DD dengan mengacu pada borang CV. Pengisian DD harus dilakukan pada seluruh butir dalam unsur yang harus diisi dalam instrumen DD.

6. DYS harus mengisi narasi DD untuk masing-masing butir dari setiap unsur dan menyimpannya dengan menekan tombol SIMPAN. Jika sebelumnya DYS telah menyusun narasi DD pada aplikasi pengolah kata (word processor) atau teks, maka isi dari narasi dapat langsung dicopy (salin) dan paste (tempel) pada borang yang telah disediakan. Narasi DD yang diperbolehkan hanya berupa teks tanpa tabel, gambar, grafik, penomoran, atau rumus.

7. Setelah proses pengisian narasi DD selesai, dan telah diperiksa kebenaran datanya, dilakukan VALIDASI ISIAN DESKRIPSI. Jika validasi telah dilakukan, maka akan diterbitkan nomor referensi validasi. Nomor ini akan dipakai sebagai identitas naskah DD.

8. Selanjutnya mengunggah Lembar Pengesahan. Lembar Pengesahan hanya dapat diunduh oleh DYS setelah DYS melakukan validasi DD. File Lembar Pengesahan yang telah diunduh kemudian dicetak untuk ditandatangani oleh DYS bersangkutan dan diketahui dan disahkan oleh
atasan langsung DYS dan pimpinan perguruan tinggi di mana DYS bertugas. Lembar Pengesahan dipindai (scan) dan disimpan dalam file image (gambar) dengan tipe jpeg.

9. File gambar Lembar Pengesahan kemudian diunggah melalui menu yang telah tersedia dalam modul penyusunan instrumen portofolio sertifikasi dosen masing-masing DYS di situs web serdos

Catatan :
Hati2 dalam menjadwalkan isian borang CV pada poin no.2 yang berkaitan waktu tugas belajar (riwayat Pendidikan) dan kegiatan lainnya …..

Untuk lebih jelasnya silahkan download panduan Penyusunan Portofolio DYS DISINI

DOSEN DAN MAHASISWA STKIP BIMA HADIRI SOSIALISASI PENINGKATAN KEMAMPUAN PKM 5 BIDANG

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa) Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) pada hari Kamis, 22 Februari 2018 mengadakan kegiatan Sosialisasi Kemampuan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang yang bertempat di Universitas Mataram (UNRAM).

Dalam kegiatan tersebut STKIP Bima mengutus 1 orang dosen pembimbing PKM yaitu Muhammad Irwansyah, M.Pd dan 2 orang mahasiswa yang pernah mengusul proposal PKM 5 Bidang yaitu Hardianti program studi Pendidikan Biologi dan Busran program studi Pendidikan Kimia.

Bapak Muhammad Irwansyah, M.Pd menyatakan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh 40 perguruan tinggi (PT) baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di tiga provinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Perguruan tinggi yang diundang adalah perguruan tinggi yang mahasiswanya pernah mengusulkan proposal program kreativitas mahasiswa (PKM) 5 Bidang dan STKIP Bima tiap tahunnya selalu mengusulkan proposal program kreativitas mahasiswa (PKM) 5 Bidang dan ada yang lulus.

Bapak Muhammad Irwansyah M.Pd menjelaskan lebih lanjut bahwa yang dimaksud Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang yaitu PKM-Penelitian, PKM-Kewirausahaan, PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat, PKM-Penerapan Teknologi dan PKM- Karsa Cipta.

Harapan Dosen STKIP Bima menurut Bapak Muhammad Irwansyah, M.Pd semoga hadirnya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang merupakan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ide-ide kreatifnya pada kehidupan nyata agar kedepannya mahasiswa bukan hanya sebagai pencari kerja namun mereka memiliki kemampuan untuk meciptakan lapangan pekerjaaan dan mahasiswa mampu memberikan solusi positif terhadap berbagai permasalahan yang muncul dimasyarakat.

Sementara itu, salah seorang peserta mahasiswa Hardianti, yang menghadiri kegiatan tersebut menyatakan “kegiatan sosialiasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diadakan oleh Dirjen Kemahasiswaan dan Pembelajaran Kemenristek-Dikti sangat positif karena dapat memotivasi dan merubah mindset (pola pikir) mahasiswa sehingga kedepannya saya dapat menyusun proposal PKM yang lebih berkualitas”. Hardianti juga menyatakan akan menginformasikan hasil sosialisai tersebut kepada mahasiswa STKIP Bima yang lainnya.

Pembekalan KKN Ankatan XXIX tahun 2018

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP BIMA kota Bima mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Auditorium STKIP Bima.

Program ini wajib bagi mahasiswa STKIP Bima, kata Ketua Pelaksana Drs. Zainuddin, MM bahwa program pembekalan KKN tahun 2018 dengan tema “Melalui Kulia Kerja Nyata Mandiri Terpadu (KKN-MT) Kita wujudkan masyarakat kreatif dan inovasi menuju masyarakat madani”

Kegiatan (KKN) di ikuti mahasiswa sebanyak 676 yang akan disebar di wilayah Kabupaten Bima, Kota Bima dan juga Labuan bajo.

“Direncakan pelaksanaan KKN akan dilakukan pada tanggal 12 februari 2018’’, tambah Zainuddin.

M.Tahir, M.Pd puket III bagian kemahasiswaan mengatakan acara ini dilakukan untuk membekali mahasiswa tentang bagaimana cara bersosialisasi dengan baik yang nantinya akan didampingi nara sumber yang memberikan materi supaya bisa membantu dalam terlaksananya kegiatan KKN.

Dijelaskannya pula, Kuliah kerja nyata dimaksudkan untuk  memberikan pengalaman kepada mahasiswa tentang cara berfikir yang terpadu dan komprehensif, serta memijak pada persoalan nyata yang tengah terjadi dalam masyarakat.

Tambahanya “Selalu menjaga nama baik almamater dan melakukan progaram-program di masyarakat tentang apa yang di dapatkan dalam dunia akademisi”.

Berbaurlah bersama masyarakat, pengabdian kepada masyarakat dan nantinya apa yang telah didapat dibangku perkuliahan dapat di terapkan di masyarakat, paparnya.

Mahasiswa juga harus jadi motivator dalam masyarakat, “Oleh karna itu mahasiswa harus memberikan semangat kepada masyarakat pada saat KKN nanti karana hadirnya mahasiswa KKN itu sebagai penggerak masyarakat,”