DAMPAK KEKERASAN VERBAL DALAM RUANG LINGKUP SOSIAL STUDI KASUS: KELUARGA PETANI DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL
Abstract
Orang tua sering meluapkan emosi akibat tingkah laku anaknya yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya dalam bentuk kekerasan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kekerasan verbal yang dilakukan orang tua terhadap anak usia 3-10 tahun. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan interview langsung dengan partisipan dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel pada populasi tersebut yaitu purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai yang dikehendaki peneliti. Kemudian data dianalisis untuk menghasilkan suatua temuan. Hasil peneilitian diketahui dampak dari kekerasan verbal, (1) anak menjadi manusia tidak berakhlak baik dari segi tindakan maupun ucapan (2) anak dengan mudah menggunakan bahasa negatif sehingga berujung pada tindakan yang menyimpang (3) anak menjadi lebih agresif dan kurang peka terhadap sesama.Upaya pencegahan yang harus orang tua lakukan yaitu dengan mengeluarkan bahasa-bahasa positif terhadap anak, mengikuti kegiatan workshop mengenai parenting, serta menghindari untuk mengeluarkan bahasa negatif.
References
Annora, Agus (2012). Persepsi Orang Tua tentang Kekerasan Verbal pada Anak. Jurnal Nursing studies. Volume 1 Nomor 1.
Bustan, dkk (2017). Pelatihan Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak pada Orang Tua Anak Usia Dini. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 3(3), 274-282.
Erica, dkk (2019). Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini dalam Pandangan Islam. Jurnal Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 10(2), 58-66.
Farhan, Zahara. (2018). Faktor-Fakto yang Melatarbelakangi Orang Tua Melakukan Verbal Abuse pada Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun di Kabupaten Garut. JKM, 3(2).
http://nasional.kompas.com/read/2008.
Irwanto. (1997). Psikologi Umum. Buku Panduan Mahasiswa. 47.
Iskandar. (2009). Metodelogi Penelitian
Kualitatif.Jakarta: Gaung Persada Press.
Munawati, (2011). Hubungan Verbal Abuse dengan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Prasekolah di RW 04 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Depok.
Nurjamal, D., Sumirat, W., & Darwis, R. (2011). Terampil Berbahasa. Bandung: Alfabeta.
Nurmalina. (2020). Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini Melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal. Jurnal Obsesi. Volume 5 (2).
Saudah, S. (2014). Bahasa Positif Sebagai Sarana Pengembangan Pendidikan Moral Anak. Al Ulum, 14 (1), 67-84.
Siregar, L.Y.S (2017). Pendidikan Anak dalam Islam. Bunyya: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2), 16-32.
Soetjaningsih. (2014). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Wong, D. . (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Wirawan, Soetjaningsih, S (2016). Tumbuh Kembang Anak Hipotiroid Kongenital yang Diterapi Dini dengan Levo-tiroksin dan Dosis Awal Tinggi. Sari Pediatri, 15(2), 22-29
Zuhrudin, A. (2017). Reformulasi Bahasa Santun Sebagai Upaya Melawan Kekerasan Verbal Terhadap Anak. Sawwa:Jurnal Studi Gender, 12(2), 265.
Copyright (c) 2021 Nurhidayatika Nurhidayatika, Ida Waluyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


.png)
.png)



