Kondisi Fungsi Eksekutif Anak Usia 7-9 Tahun Berdasarkan Pola Asuh Orang Tua: Studi di Daerah Pesisir dan Pegunungan Kota Bima
Abstract
Pola asuh orang tua memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan fungsi eksekutif anak. Khususnya pada anak sekolah dasar usia 7-12 tahun, dimana sebagai subjek yang memerlukan arahan dan bimbingan dikarenakan belum sempurnanya pembentukan karakter dan kepribadian secara utuh terhadap dirinya. Penelitian ini merupakan penelitian kuanitatif dengan model survei. Analisis data menggunakan analisis deskripstif, analisis isi, dan analisis kritis. Hasil pengkajian tersebut selanjutnya dijadikan referensi untuk menemukan pengaruh pola asuh orangtua terhadap pembentukan kemampuan fungsi eksekutif anak usia 7-12 tahun. Adapun pola asuh orang tua dibedakan menjadi 3 (tiga) point utama, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif. Walaupun secara mendasar, setiap pola asuh yang diterapkan orang tua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun terdapat beberapa faktor yang mampu mempengaruhi hasil dari pola asuh orang tua terhadap anak, berupa karakteristik keluarga, karakteristik anak, dan lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan bahwa rata-rata gaya pengasuhan yang diterapkan pada anak sekolah dasar di pesisir dan pegunungan kota Bima usia 7-12 tahun adalah pola asuh demokrasi. Selain itu, secara kualitas pola asuh ini lebih baik dalam mendidik kedisiplinan pada anak dengan pola asuh yang lebih fleksibel, sehingga membuat hubungan orang tua dengan anak memberikan kesan hangat dan komunikasi di antara kedua belah pihak.
References
Corcoran, R. P., & O’Flaherty, J. (2017). Executive function during teacher preparation. Teaching and Teacher Education, 63, 168–175. https://doi.org/10.1016/j.tate.2016.12.023.
Debie Susanti, Hasmira, dan Mulyana Sukarnih Putri. (2023). Peran Fungsi Eksekutif Otak Pada Perkembangan Anak. Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 4 No. 01.
Fitriany, U. (2018). Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Gaya Belajar Siswa Di Kecamatan Baendeng Kulon Kota Bandung. Bandung: Unpas.
Hermahayu, & Wimbarti, S. (2017). Perkembangan Executive Functions Pada Anak Pra Sekolah Di Kota Magelang. E D U K A S I Jurnal Penelitian & Artikel Pendidikan, 9(2), 121–137.
Muchammad Arif Muchlisin, dkk,. (2023). Peran Executive Function (Fungsi Eksekutif) terhadap Kesiapan Sekolah: Pemahaman Guru PAUD. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 1.
Neitzel, J. (2018). What measures of program quality tell us about the importance of executive function: implications for teacher education and preparation. Journal of Early Childhood Teacher Education, 39(3), 181–192. https://doi.org/10.1080/10901027.2018.1457580.
Nirmala Putri Kartika Dewi, dkk,. 2024. Analisis Pola Asuh Dan Kemampuan Sosialisasi Siswa Sekolah Dasar Dari Keluarga Broken Home. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam. Vol. 7, No. 2.
Rabiatul Adawiah. 2017. Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak (Studi Pada Masyarakat Dayak Di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan: Volume 7, Nomor 1.
Trail, D. A. N., Test, M., Pada, P. B., & Sekolah, A. (2017). Pengaruh Latihan Aerobik Akut Terhadap Peningkatan Fungsi Eksekutif Yang Diukur Dengan Stroop Colour Word Test Dan Trail Making Test Part B Pada Anak Sekolah Dasar. 2, 149–156.
Yudhita, R., Akmalia, B., Pendidikan, J., Anak, I., Dini, U., Ilmu, F., Dan, T., Syarif, U. I. N., & Jakarta, H. (2020). Peningkatan Executive Function Pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Outdoor Play Di Tk Islam As-Salam Depok Tahun Ajaran.
Zulherma, Z., & Suryana, D. (2019). Peran Executive Function Brain Dalam Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(2), 648–656.
Gronlund, N.E. & Linn, R.L. (2023). Measurement and eval_uation in teaching. (6thed.). New York: Macmillan.


.png)
.png)



