Praktik Sosial Pengembangan Wisata Desa di Makam Keramat Solear Kabupaten Tangerang
Abstract
Pengembangan wisata desa digalakkan oleh pemerintah dengan melibatkan peran masyarakat lokal sebagai subjek pembangunan. Maraknya wisata berbasis religi kembali dijadikan penarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya Wisata Makam Keramat Solear yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Pengembangan Wisata Makam Keramat Solear melibatkan masyarakat sekitar serta Pemerintah Desa Solear. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan modal serta habitus masyarakat digunakan di Wisata Makam Keramat Solear guna mengembangkan potensi wisata. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang ditetapkan kriteria pemilihan informannya (purposive). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan, pengalaman, pengetahuan, nilai dan norma, serta tradisi atau budaya yang melekat di masyarakat Desa Solear dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk pengembangan Wisata Makam Keramat Solear. Melalui habitus masyarakat Desa Solear juga di dalam suatu arena juga dapat dimanfaatkan guna membangun Wisata Makam Keramat Solear menjadi lebih baik. Selain habitus, pemanfaatan modal ekonomi, modal simbolik, modal budaya serta modal sosial berperan sebagai alat untuk menambah perolehan penghasilan yang dapat meningkatkan taraf hidup serta memajukan wisata di Makam Keramat Solear.
References
Ariyani, N. I., Demartoto, A., & Zuber, A. (2018). Habitus pengembangan desa wisata kuwu: studi kasus desa wisata kuwu kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan. Jurnal Analisa Sosiologi, 4(2).
Aliyah, I., Yudana, G., & Sugiarti, R. (2020). Desa Wisata Berwawasan Ekobudaya: Kawasan Wisata Industri Lurik. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Aziz, A. (2018). Ziarah Kubur, Nilai Didaktis dan Rekonstruksi Teori Pendidikan Humanistik. Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Volume 13, Nomor 1.
Demartoto, A., Soemanto, Ariyani, N. I. (2019). Habitus Pengembangan Pariwisata. Surakarta: UNS Press.
Fahruddin, Z., Safar, K. A. (2021). Reintepretasi “Maqom Karomah” di Tengah Masyarakat dalam Kajian Semiotik Charles Sanders Peirce. Journal of Educational and Language Research Volume 1, Nomor 3.
Fachrizalulhaq, M., Aprilia, R., Purwati, P., Sukaisih, E., Widarti, A., Nurfadilah, N., & Azmin, N. (2023). Analisis Dampak Pembuagan Sampah Limbah Rumah Tangga Terhadap Kesehatan Lingkungan Di Kota Bima. JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan, 2(2), 23-27.
Iqbal, M., Nurfathurrahmah, N., & Azmin, N. (2023). Keberhasilan Ekowisata Berbasis Penangkaran Penyu Hijau (Chelonia mydas) Dengan Sarang Semi Alami Pada Lokasi Hatchery Yang Berbeda Di Taman Nasional Moyo Satonda. ORYZA: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI, 2(2), 219-228.
Lindawati, Y., I. (2018). Dinamika Pengembangan Pariwisata Pantai Goa Cemara di Dusun Patihan Kabupaten Bantul: Studi terhadap Model Pengembangan Pariwisata Community Based Tourism), 4 (1), 1-12.
Mujahiddin, M., Saleh, A., & Tanjung, Y. 2022. Konstruksi Sosial pada Praktik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Green Economic. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(9), 467289.
Rachman, F. D., Fitri, I. S., & Mamangkey, V. F. (2023). Praktik Sosial: Kebudayaan Desa Kemiren Banyuwangi Sebagai Desa Wisata Adat. Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 4(2), 136-150.
Saleh, A., & Tanjung, Y. (2021). Konstruksi Sosial pada Praktik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Green Economic di Desa Pematang Serai Kabupaten Langkat. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(09), 1511-1524


.png)
.png)



