PENGELOLAAN SAMPAH MAHASISWA KKN-MT STKIP BIMA ANGKTAN XXXI TAHUN 2020 PEMBUATAN TAMAN KELURAHAN OIMBO DARI BAN BEKAS

Selamaini, banyak masyarakat memandang bahwa sampah merupakan benda yang tidak memiliki nilai guna atau tidak berharga. Di Indonesia khususnya kota Bima, seringkali dibuang dan ditemukan di sembarang tempat. Permasalahan ini seakan tidak kunjung usai. Di kelurahan Oimbo adalah salah satu pusat tempat pembuangan akhir (TPA), sampah di olah menjadi bahan bakar bahkan menjadi gas sedangkan sebagiannya bisah di jual oleh pemulung dan bisah di olah sebagai kerajinan tangan seperti apa yang di lakukan oleh mahasiswa KKN-MT STKIP Bina

Kata, bapak kepala TPA bahwa turun kkn tidak seperti menerima teori yang terekam oleh kertas putih dan tintah hitam, berbicara KKN ada banyak yang perlu di siapkan mulai dari sosial,budaya,adat istiadat serta pemerhatikan lingkungan,maka sangat membutuhkan generasi yang inovatif dan kreatif untuk membangun negara ini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kepada masyarakat dapat merawat lingkungan serta bisa memanfaatkan dan mengelolah sampah. Jadinya tidak hanya dibakar atau dibuang, tetapi dapat dibuat menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan bisa bernilai ekonomis,” ujar anggota mahasiswa KKN STKIP Bima.

 

sumber : https://lahermansyah.blogspot.com/2020/02/pengelolaan-sampah-mahasiswa-kkn-mt.html

STKIP BIMA MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT KORBAN KEBAKARAN

Pada hari Minggu (27 Oktober 2019) rombongan STKIP Bima mendatangi sekaligus memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Rombongan STKIP Bima dipimpin langsung oleh Wakil ketua I yaitu Erni Suryani, M.Pd.

Erni Suryani, M.Pd menyatakan bahwa bantuan yang diserahkan berasal dari sumbangan para Dosen, staf, dan hasil pengalangan dana mahasiswa STKIP Bima. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban masyarakat desa ntonggu kecamatan palibelo kabupaten Bima (korban kebakaran)”. Ujar Erni Suryani, M.Pd.

Sementara itu Burhanudin perwakilan korban kebakaran menyatakan “Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak STKIP Bima yang telah memberikan bantuan. Dengan adanya bantuan ini sangat membantu kami yang sedang dalam musibah kebakaran.

Berdasarkan pantauan kami adapun bantuan yang diberikan oleh civitas akademika STKIP Bima yaitu pakaian layak pakai, beras, air mineral, gula, mie instan, telur, minyak goreng,  nasi box dll.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA, SAMBUT MABA GELAR KULIAH UMUM KEPEMIMPINAN

Komitmen Program Studi Pendidikan Matematika sebagai prodi yang unggul, kompetitif dan berkarakter dalam menyongsong era milenium revolusi industri 4.0, terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas daya saing mahasiswa yaitu dengan menggelar Kuliah Umum Kepemimpinan Mahasiswa yang bertempat di Ruangan 37 Prodi Matematika, Sabtu, 21 September 2019.

Kuliah Umum Kepemimpinan ini merupakan kegiatan wajib Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bima yang digelar tiap tahun, di mana setelah mahasiswa mengikuti kegiatan PKKMB yang diselenggarakan oleh pihak institusi sebagai kegiatan pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan semua mahasiswa di 7 (tujuh) prodi. Program Studi Matematika mensyaratkan kembali Mahasiswa Matematika mengikuti Kuliah Umum Kepemimpinan di tingkat Prodi.

Ketua Prodi Matematika bapak Edi Mulyadin, S. Pd., M. Pd. dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan atensi yang luar biasa kepada mahasiswa peserta kuliah umum yang begitu antusias mengikuti kegiatan karena peserta telah memenuhi ruang sebelum acara dibuka, ini menunjukkan keseriusan dan kesadaran bahwa untuk meraih masa depan yang cerah perlu ditumbuhkan kesadaran sejak dini, bahwa keberhasilan seorang sangat ditentukan oleh motivasi tinggi, kerja keras, ulet, tangguh, kedisplinan, dan pantang menyerah oleh tekanan. Diakhir sambutannya ia mengimbau kepada peserta bahwa tantangan ke depan semakin sulit karena kompetisinya semakin canggih dan serba online, hanya mahasiswa memiliki daya saing yang bisa bertahan.

Kuliah Umum Kepemimpinan Tahun ini mengambil tema : Menyiapkan Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah para dosen yang memiliki kepakaran di bidang masing-masing dan merupakan dosen profesional yang telah disertifikasi oleh pemerintah.

Pemateri pertama, Yasser Arafat, SH., MH. Membawakan materi Kepemimpinan di Era Milenial : Prospek dan Tantangan. Pemateri kedua Saifullah, M. Pd. dengan Tema : Manajemen Organisasi. Pemateri ketiga Arnasari Merdekawati Hadi, M. Pd. Tema : Prospek Bisnis Online di Kalangan Generasi Milenial. Pemateri keempat Andang, M. Pd. Kiat Menjadi Mahasiswa Sukses di Era Revolusi Industri 4.0.

Dari keempat Pemateri masing-masing menyoroti pengaruh era transformasi informasi dan komunikasi yang telah memberi pengaruh besar bagi kehidupan manusia di masa kini, dan masa depan karena yang akan menjadi pemimpin dunia adalah ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dan kegiatan ini diakhir dengan acara tanya jawab antara peserta dan pemateri dan semua pertanyaan cukup berbobot dan berkelas

MAHASISWA BERPRESTASI, PENGHARGAAN TAHUNAN UNTUK MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN KIMIA

Ketua Program Studi pendidikan kimia STKIP Bima, Agrippina Wiraningtyas, kembali menganugerahi penghargaan kepada 3 mahasiswa berprestasi pada Senin, 16 September 2019.

Kegiatan yang bertempat di prodi Pendidikan Kimia itu dihadiri oleh jajaran dosen & seluruh mahasiswa prodi Pendidikan Kimia. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun ini bertujuan untuk memotivasi dan mendorong semangat mahasiswa untuk lebih giat dalam mencapai prestasi akademik.

Agrippina Wiraningtyas dalam sambutannya menyatakan penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas usaha keras mahasiswa dalam bidang akademiki. Kaprodi & para dosen berharap para mahasiswa tetap terjaga motivasinya untuk meningkatkan kemampuan sehingga menjadi bekal untuk menghadapi era industri 4.0.

Selain itu, penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk menghadirkan semangat berprestasi dalam diri tiap mahasiswa, Lanjutnya.

Adapun nama-nama yang mendapatkan penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi ini adalah Feny Agustina semester VII, Nur Afriani semester V dan Achmad Sulaiman semester III. Ketiga mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang memperoleh nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi dari masing-masing angkatan.

STKIP BIMA Mendapatkan Program Hibah Pengembangan Kampung Tenun “Nari-Nari” di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima

STKIP Bima menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi se Provinsi NTB yang mendapatkan Program Hibah Pengabdian Masyarakat dengan Skim Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD).
Dimana Tema yang diajukan dan lolos yaitu Pengembangan Kampung Tenun “Nari-Nari” di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima Sebagai Sentra Produksi Kain Tenun Bima Kualitas Ekspor. Program tersebut dilaksanakan oleh dosen beserta kelompok mitra dan tentunya melibatkan mahasiswa, dimana dosen yang terlibat merupakan Tim Pelaksana yang di Ketuai oleh Ibu Agrippina Wiraningtyas, M.Sc (Prodi Pendidikan Kimia) dan beranggotakan Bpk Ruslan, M.Sc (Prodi Pendidikan Kimia), Bpk Muh. Nasir, S.P, M.Pd (Prodi Pendidikan Biologi), serta Bpk Ahmad Sandi, SE, M.Si (Prodi Pendidikan Ekonomi). Sedangkan Kelompok mitra disini merupakan Pengrajin Tenun di Raba Dompu Timur yang tergabung dalam Kelompok Koperasi Wanita “Nari-Nari”. Pada Program kegitan PPPUD ini diharapkan produl lokal Bima berupa Tenun Bima dapat menjadi produk unggulan daerah yang berdaya saing dan mampu menembus pasaran global sebagai produk lokal yang memiliki nilai estetika dan budaya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pengrajin tenun dan memperkenalkan daerah Bima dengan produk unggulan lokalnya.

Kelompok Mitra didampingi Tim Pelaksana PPPUD pada hari rabu dan kamis yaitu tanggal 13-14 Agustus 2019 telah melaksanakan kegitan Pembuatan zat warna Alam dan Pelatihan menjahit, kegiatan tersebut dibuka secara simbolis oleh Ketua Program PPPUD Ibu Agrippina Wiraningtyas, M.Sc dan Ketua Kopwan “Nari-Nari” Ibu Sumarni. Dan dilanjutkan dengan pemberian bantuan peralatan menjahit, obras dan peralatan pembuatan zat warna alam secara simbolis.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini mendapat respon yang sangat positif dari para peserta, dimana seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan baik pembuatan pewarnaan alam dan menjahit.

Selain kegiatan tersebuat, sebelumnya telah dilakukan kegiatan covering yang telah dilakukan oleh Tim Pelaksana beserta anggotan Mitra dengan menggandeng tutor yang membimbing dan memberi arahan dalam kegitan tersebut, sehingga menghasilkan beberapa produk fashion tenun yang kemudian dipamerkan dalam kegitan pameran yang diadakan oleh koperindag diawal bulan Agustus kemarin bertempat di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima. Dan tentunya kegiatan Program PPPUD STKIP Bima ini belum selesai, karena produk benang hasil pewarnaan alam dari pelatihan pembuatan pewarna alam tadi akan ditenun untuk menghasilkan produk tenun yang memiliki nilai estetika dan budaya sehingga dapat mimiliki nilai ekonomi yang tinggi sebagai produk ekspor.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.