STKIP Bima Teken MoU Dengan STIE GANESHA Jakarta

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima melakukan Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama atau kesepahaman (MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GANESHA Jakarta pada tanggal 5 Desember 2020 bertempat di Jakarta. Ketua STKIP Bima Dr. Nasution, M.Pd mengatakan bahwa kerjasama dengan STIE GANESHA ini dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kerjasama ini kami lakukan dalam rangka penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, membangun sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan bersama”. Ungkap Nasution. (Kamis, 10/12/2020).

Lebih lanjut, Bang Nas sapaan akrab ketua STKIP Bima mengungkapkan kerjasama yang dibangun merupakan langkah STKIP Bima untuk memperluas jejaring guna memajukan kampus STKIP Bima, dengan beberapa kegiatan, seperti: pertukaran dosen, pengembangan SDM dosen di Bidang Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Fokus kerjasama ini di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pertukaran dosen”. Paparnya.

 

Bang Nas menyampaikan bahwa sebagai bentuk keseriusan dari implementasi program kerjasama ini diantaranya ditindaklanjuti dengan kehadiran langsung Ketua STIE GANESHA Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Said, M.A untuk memberikan orasi ilmiah pada Acara Wisuda STKIP Bima tanggal 21 Desember 2020.

“Iya, beliau akan hadir (Ketua STIE Bima) GANESHA Jakarta pada kegiatan wisuda sebagai orator”. Tegas Bang Nas.

DOSEN STKIP BIMA MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR SAINS TERINTEGRASI NILAI ISLAM

Misi utama hadirnya kurikulum 2013 yaitu menciptakan peserta didik yang memiliki kecerdasan yang utuh baik itu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual. Oleh karena itu sudah saatnya para pendidik dalam kegiatan pembelajaran tidak hanya mengutamakan pencapaian kompetensi pengetahuan semata namun guru harus mampu mengembangkan kompetensi sikap yang ada dalam diri siswa.

Menjawab tantangan tersebut Muhammad Irwansyah, M.Pd dosen program studi pendidikan biologi STKIP Bima mengembangkan bahan ajar (RPP, Modul dan LKS) sains yang diintegrasikan dengan nilai Islam.

Ada 4 kompetensi inti (KI) kurikulum 2013 yang membedakan dengan kurikulum sebelumnya. KI 1: Sikap Spiritual, KI 2: Sikap Sosial: KI 3: Pengetahaun, KI 4: Keterampilan. Hal ini membuktikan bahwa kurikulum 2013 sangat memberi ruang terhadap perbaikan dan pengembangan sikap peserta didik terutama perbaikan sikap spiritual dan sosial siswa. Ujar Muhammad Irwansyah, M.Pd.

Lebih lanjut Muhammad Irwansyah, M.Pd menyatakan bahwa integrasi sains dan Islam dapat mewujudkan pengembangan/ perbaikan sikap atau karakter peserta didik sesuai amanat kurikulum 2013 diatas. Karena ada ratusan ayat Alquran dan ratusan hadis Nabi Muhammad saw yang berkaitan dengan sains. Misalnya terkait penciptaan manusai, penciptaan alam semesta, tata surya, sistem pencernaan makanan, sistem reproduksi, ekosistem dan sebagainnya.

Berdasarkan kebenaran tersebut Muhammad Irwansyah, M.Pd termotivasi melakukan penelitian dengan megembangkan bahan ajar sains terintegrasi nilai Islam. Dengan harapan bahan ajar tersebut dapat dijadikan referensi dalam perbaikan mutu pendidikan khususnya yang berkaitan dengan perbaikan karakter siswa.

Demi kelancaran penelitiannya Muhammad Irwansyah, M.Pd dibantu oleh dosen-dosen lain yaitu Ibu Magfirah Perkasa, M.Pd (Dosen Pendidikan Kimia STKIP Bima), Nurfathurrahmah, M.Pd (Dosen Pendidikan Biologi STKIP Bima) dan Muchlis, M.Pd.I (Dosen pembina mata kuliah Pendidikan Agama Islam STKIP Bima).

STKIP Bima sebagai Kampus Pendidikan, Produktif Melakukan Publikasi Ilmiah

Oleh

Dr. Syarifuddin, M.Pd.

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bima

 

Perguruan tinggi sebagai lembaga penyelenggara pendidikan pada tingkat pasca sekolah menengah diberi kewenangan untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi bahwa Tridharma perguruan tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam Undang-undang tersebut, sebagai pelaksana Tridharma adalah dosen yang merupakan pendidik profesional sekaligus ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, diantaranya adalah melalui publikasi, baik berupa buku ajar/buku teks, jurnal, maupun berupa teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum. Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 pasal 12 juga mewajibkan dosen mempublikasikan buku ajar/buku teks sebagai salah satu sumber belajar dan untuk pengembangan budaya akademik serta pembudayaan kegiatan baca tulis bagi civitas akademika, dan dalam pasal 46 dosen wajib mempublikasikan hasil penelitian baik melalui seminar maupun  jurnal.

STKIP Bima sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan tinggi berkewajiban untuk melaksanakan amanah yang tertuang dalam Undang-undang tersebut. Sebagai lembaga  pendidikan tenaga kependidikan, STKIP Bima merupakan salah satu perguruan tinggi yang diberi tugas oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program pengadaan guru pada pendidikan anak usia dini melalui jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah, serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan nonkependidikan, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru Dan Dosen, memberikan kontribusi dalam mengembangkan dan mempublikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang kemudian menjadi Kementerian Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan pengindeks nasional yaitu Sinta (Science and Technology Index). Sinta sebagai lembaga yang melakukan akreditasi jurnal nasional, dijadikan juga sebagai basedata dosen dan peneliti Indonesia untuk melakukan perengkingan baik secara nasional, regional, maupun pada tingkat lembaga.

Secara nasional, STKIP Bima berada pada peringkat 635 dari 5.011 lembaga yang terekap dalam basedata Sinta (sumber: http://sinta.ristekbrin.go.id/affiliations). Peringkat ini mencerminkan publikasi yang telah dilakukan oleh dosen STKIP Bima, baik publikasi pada jurnal nasional tidak terakreditasi, jurnal terakreditasi, maupun publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Berdasarkan data yang terekap dalam basedata Sinta, ada 567 publikasi pada jurnal tidak terakreditasi, 14 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 4, 6 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 3, 2 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 2. Sementara itu, terdapat 26 publikasi internasional bereputasi yang terindeks scopus yang berupa 5 Journal Articles, 20 Conference Papers, dan 1 Book Chapters.

Dosen STKIP Bima yang sudah melakukan publikasi internasional bereputasi yang terindeks scopus (berupa Journal Articles, Conference Papers, dan Book Chapters), baik single author maupun secara kolaboratif diantaranya: Muhammad Satriawan, M.Pd. (scopus ID: 35183989100), Yusiran, M.Pd. (scopus ID: 57201669292), Magfirah Perkasa, M.Pd. (scopus ID: 57211953454), Rosmiati, M.Pd. (scopus ID: 57215568825), Dr. Syarifuddin, M.Pd. (scopus ID: 57211239308), Sulistia Indah,S.S., M.Pd. (scopus ID: 57200397141), Dr. Amran Amir, M.Pd. (scopus ID: 57201671791), Eka Rahmawati, M.Si. (scopus ID: 57214957475), Dr. Ismail Jasin, M.S. (scopus ID: 57211953453), Sowanto, M.Pd. (scopus ID: 57200984281), Muhammad Irwansyah, M.Pd. (scopus ID: 57216827810), Mikrayanti, M.Pd. (scopus ID: 57212207991), Dewi Sartika, M.Pd. (scopus ID: 57216814284), Nur Baeti, M.Pd. (scpus ID: 57212213373), Edi Mulyadin, M.Pd. (scopus ID: 57212166598), dan Sarbudin, M.Pd. (scopus ID: 57212215743).

Mempublikasikan artikel pada jurnal Internasional bereputasi terutama yang terindeks scopus menjadi target dari para dosen dan peneliti saat sekarang ini. Terutama menembus scopus pada quartil 1 (Q1) dan quartil 2 (Q2). Dosen STKIP Bima yang sudah berhasil publikasi pada jurnal terindeks scopus Q2 adalah Sulistia Indah, S.S., M.Pd.. Sementara itu, Muhammad Satriawan, M.Pd. dan Rosmiati, M.Pd. yang merupakan pasangan suami istri dan sama-sama merupakan Doctoral Candidate di Universitas Pendidikan Indonesia ini, berhasil melakukan publikasi pada jurnal terindeks scopus Q1 dan Q2. Hal ini menunjukkan produktifitas dosen STKIP Bima dalam melakukan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi tinggi.

Kontribusi yang ditunjukkan oleh dosen dan Lembaga STKIP Bima secara nasional maupun pada tingkat regional, mampu memberikan pengembangan keilmuan dan teknologi sesuai yang diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga STKIP Bima dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat secara umum sebagai tempat dan lembaga untuk menyelenggarakan dan menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan yang mumpuni.

STKIP BIMA SEBAGAI PERGURUAN TINGGI DENGAN LAPORAN PDPT 100% SELAMA 5 TAHUN TERAKHIR BERTURUT – TURUT DILINGKUNGAN LLDIKTI WILAYAH VIII

Dalam rangka menghadiri undangan LLDIKTI Wilayah VIII, Senin, 16 Desember 2019 dengan agenda “Evaluasi Kinerja Tahun 2019 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII” STKIP BIMA mendapatkan Sertifikat penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan laporan PDPT 100% selama 5 tahun terakhir berturut-turut dilingkungan LLDIKTI Wilayah VIII.

STKIP BIMA MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT KORBAN KEBAKARAN

Pada hari Minggu (27 Oktober 2019) rombongan STKIP Bima mendatangi sekaligus memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Rombongan STKIP Bima dipimpin langsung oleh Wakil ketua I yaitu Erni Suryani, M.Pd.

Erni Suryani, M.Pd menyatakan bahwa bantuan yang diserahkan berasal dari sumbangan para Dosen, staf, dan hasil pengalangan dana mahasiswa STKIP Bima. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban masyarakat desa ntonggu kecamatan palibelo kabupaten Bima (korban kebakaran)”. Ujar Erni Suryani, M.Pd.

Sementara itu Burhanudin perwakilan korban kebakaran menyatakan “Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak STKIP Bima yang telah memberikan bantuan. Dengan adanya bantuan ini sangat membantu kami yang sedang dalam musibah kebakaran.

Berdasarkan pantauan kami adapun bantuan yang diberikan oleh civitas akademika STKIP Bima yaitu pakaian layak pakai, beras, air mineral, gula, mie instan, telur, minyak goreng,  nasi box dll.