STKIP BIMA MENGADAKAN KEGIATAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL DAN PKKMB TAHUN 2020

Pada hari sabtu (05/09/2020) sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan (STKIP) Bima mengadakan kegiatan pembinaan mental spiritual untuk mahasiswa baru tahun 2020. Kegiatan tersebut bertujuan agar mahasiswa baru STKIP Bima memiliki bekal ilmu agama sehingga mereka tidak hanya cerdas secara intelektual namun mereka mahasiswa baru memiliki kecerdasan emosional dan spiritual.

“Alhamdulillah Tahun ini 2020 jumlah mahasiswa baru yang lolos ujian seleksi sebanyak 537 orang. Dan mereka sebelum kuliah di  STKIP Bima wajib mengikuti pembinaan mental spiritual dan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB)” Ujar Herman, M.Pd selaku ketua panitia.

Herman, M.Pd menambahkan kegiatan pembinaan mental spiritual dilaksanakan selama 1 hari (sabtu/ 05/09/2020). Sedangkan kegiatan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) dilaksanakan selama 3 hari yaitu mulai hari senin (07/09/2020) sampai hari rabu (09/09/2020).

Herman, M.Pd menegaskan bahwa semua kegiatan tersebut diatas mengikuti protokol covid 19 yang sangat ketat seperti  wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara itu Dr. Amran Amir, M.Pd (Ketua STKIP Bima) mengatakan bahwa STKIP Bima merupakan kampus terbesar dan tertua yang ada di pulau sumbawa. STKIP Bima sudah menghasilkan ratusan ribu alumni dan mereka sekarang ada yang jadi PNS, pengusaha, wiraswasta, Da’i , seniman dan berbagai profesi lainnya. Oleh karna itu Dr. Amran Amir, M.Pd yang juga merupakan alumni STKIP Bima berpesan kepada mahasiswa baru yang berjumlah 537 orang itu agar mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan baik kegiatan pembinaan mental spiritual maupun  kegiatan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) sebab ini merupakan langkah awal agar kalian sukses kedepannya.

Berdasarkan pantauan kami adapun pemateri yang diundang dalam kegiatan pembinaan mental spiritual yaitu Ustadz Hendra, S.Pd.I, M.Psi. Sedangkan pemateri yang diundang dalam kegiatan  pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) terdiri dari unsur pimpinan dan dosen STKIP Bima, Dandim 1608 Bima, serta Dinas Kesehatan Kota Bima.

STKIP Bima sebagai Kampus Pendidikan, Produktif Melakukan Publikasi Ilmiah

Oleh

Dr. Syarifuddin, M.Pd.

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bima

 

Perguruan tinggi sebagai lembaga penyelenggara pendidikan pada tingkat pasca sekolah menengah diberi kewenangan untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi bahwa Tridharma perguruan tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam Undang-undang tersebut, sebagai pelaksana Tridharma adalah dosen yang merupakan pendidik profesional sekaligus ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, diantaranya adalah melalui publikasi, baik berupa buku ajar/buku teks, jurnal, maupun berupa teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum. Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 pasal 12 juga mewajibkan dosen mempublikasikan buku ajar/buku teks sebagai salah satu sumber belajar dan untuk pengembangan budaya akademik serta pembudayaan kegiatan baca tulis bagi civitas akademika, dan dalam pasal 46 dosen wajib mempublikasikan hasil penelitian baik melalui seminar maupun  jurnal.

STKIP Bima sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan tinggi berkewajiban untuk melaksanakan amanah yang tertuang dalam Undang-undang tersebut. Sebagai lembaga  pendidikan tenaga kependidikan, STKIP Bima merupakan salah satu perguruan tinggi yang diberi tugas oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program pengadaan guru pada pendidikan anak usia dini melalui jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah, serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan nonkependidikan, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru Dan Dosen, memberikan kontribusi dalam mengembangkan dan mempublikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang kemudian menjadi Kementerian Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan pengindeks nasional yaitu Sinta (Science and Technology Index). Sinta sebagai lembaga yang melakukan akreditasi jurnal nasional, dijadikan juga sebagai basedata dosen dan peneliti Indonesia untuk melakukan perengkingan baik secara nasional, regional, maupun pada tingkat lembaga.

Secara nasional, STKIP Bima berada pada peringkat 635 dari 5.011 lembaga yang terekap dalam basedata Sinta (sumber: http://sinta.ristekbrin.go.id/affiliations). Peringkat ini mencerminkan publikasi yang telah dilakukan oleh dosen STKIP Bima, baik publikasi pada jurnal nasional tidak terakreditasi, jurnal terakreditasi, maupun publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Berdasarkan data yang terekap dalam basedata Sinta, ada 567 publikasi pada jurnal tidak terakreditasi, 14 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 4, 6 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 3, 2 publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 2. Sementara itu, terdapat 26 publikasi internasional bereputasi yang terindeks scopus yang berupa 5 Journal Articles, 20 Conference Papers, dan 1 Book Chapters.

Dosen STKIP Bima yang sudah melakukan publikasi internasional bereputasi yang terindeks scopus (berupa Journal Articles, Conference Papers, dan Book Chapters), baik single author maupun secara kolaboratif diantaranya: Muhammad Satriawan, M.Pd. (scopus ID: 35183989100), Yusiran, M.Pd. (scopus ID: 57201669292), Magfirah Perkasa, M.Pd. (scopus ID: 57211953454), Rosmiati, M.Pd. (scopus ID: 57215568825), Dr. Syarifuddin, M.Pd. (scopus ID: 57211239308), Sulistia Indah,S.S., M.Pd. (scopus ID: 57200397141), Dr. Amran Amir, M.Pd. (scopus ID: 57201671791), Eka Rahmawati, M.Si. (scopus ID: 57214957475), Dr. Ismail Jasin, M.S. (scopus ID: 57211953453), Sowanto, M.Pd. (scopus ID: 57200984281), Muhammad Irwansyah, M.Pd. (scopus ID: 57216827810), Mikrayanti, M.Pd. (scopus ID: 57212207991), Dewi Sartika, M.Pd. (scopus ID: 57216814284), Nur Baeti, M.Pd. (scpus ID: 57212213373), Edi Mulyadin, M.Pd. (scopus ID: 57212166598), dan Sarbudin, M.Pd. (scopus ID: 57212215743).

Mempublikasikan artikel pada jurnal Internasional bereputasi terutama yang terindeks scopus menjadi target dari para dosen dan peneliti saat sekarang ini. Terutama menembus scopus pada quartil 1 (Q1) dan quartil 2 (Q2). Dosen STKIP Bima yang sudah berhasil publikasi pada jurnal terindeks scopus Q2 adalah Sulistia Indah, S.S., M.Pd.. Sementara itu, Muhammad Satriawan, M.Pd. dan Rosmiati, M.Pd. yang merupakan pasangan suami istri dan sama-sama merupakan Doctoral Candidate di Universitas Pendidikan Indonesia ini, berhasil melakukan publikasi pada jurnal terindeks scopus Q1 dan Q2. Hal ini menunjukkan produktifitas dosen STKIP Bima dalam melakukan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi tinggi.

Kontribusi yang ditunjukkan oleh dosen dan Lembaga STKIP Bima secara nasional maupun pada tingkat regional, mampu memberikan pengembangan keilmuan dan teknologi sesuai yang diamanatkan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga STKIP Bima dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat secara umum sebagai tempat dan lembaga untuk menyelenggarakan dan menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan yang mumpuni.

PROGRAM PPUD STKIP BIMA MENGADAKAN PELATIHAN MENJAHIT PRODUK FASHION TENUN BIMA

STKIP Bima kembali memberikan konstribusi positif kepada masyarakat di Kecamatan Rabadompu Utara melalui kegiatan Pelatihan menjahit produk Fashion Tenun Bima,  kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakaat Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ditahun ke-2 sesuai dengan kontrak kemenristekbrin tahun 2020. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 2-4 Juli 2020. Acara pembukaan Pelatihan menjahit dihadiri oleh Tim PPPUD STKIP Bima (Agrippina Wiraningtyas, M.Sc, Ruslan, M.Sc, Muh. Nasir, M.Pd, dan Ahmad Sandi, M.Si), Ketua Kopwan Nari-Nari Sumarni.

Dalam sambutannya Ketua Tim PPPUD STKIP Bima Agrippina Wiraningtyas, M.Sc menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan Menjahit ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas maupun daya saing produk tenun Bima, melalui diversifikasi produk tenun sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan para penenun. dan kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang Pengabdian, diakhir sambutanya Agrippina berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelaksanaan pelatihan menjahit ini dengan baik hingga acara selesai.

Pelatihan ini menghadirkan Pemateri Ibu Mustikarahmi, S.Sos, Bu Tika begitu sapaan akrabnya merupakan salah satu orang yang telah mengantongi sertifikat menjahit dan memiliki kursus menjahit pribadi di kediaman beliau. Bu kartika telah banyak melanglang buana di dunia menjahit dan ternyata juga merupakan guru les les privat  favorit di Kota Bima. Dalam kegiatan pelatihan ini diberikan materi pembelajaran dasar, diantaranya: cara mengambil ukuran badan, cara membuat pola dasar berbagai jenis baju, praktek menjahit baju dan masker Nano.

Pelaksanaan Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari Anggota kelompok Tenun Kopwan Nari-Nari, hal ini terlihat dari antusiasme para peserta mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan Menjahit Produk Fashion Tenun. “kami sangat bersyukur dan mengpresiasi dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh Tim PPPUD STKIP Bima, sehingga kami kelompok Tenun Nari-Nari membuka diri untuk berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan usaha tenun Nari-Nari Kecamatan Rabadompu Utara”  tutur Ketua Kopwan Nari-Nari Ibu Sumarni.

Melihat banyaknya hasil kain tenun yang sudah dihasilkan, maka perlu dilakukan diversivikasi produk kain tenun menjadi produk Fashion dan Masker, urgensi kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan potensi kain tenun Bima agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat Bima.

 

Dalam pelaksanaan Kegiatan ini, Tim PPPUD STKIP Bima, telah menyerahkan perangkat alat menjahit untuk peningkatan produksi Fashion Tenun Bima berupa 5 unit mesin Jahit, 1 Mesin Obras, 1 meja Gunting, Peralatan jahit lainnya, dan 100 pak benang tenun,  Kepada Kelompok Kopwan Nari-Nari Rabadompu Utara.

Selain dari itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan Pemerintah Kota Bima dalam mempromosikan kain tenun Bima secara nasional dan internasional.

2 tim dosen STKIP BIMA pemenang lomba inovasi teknologi tepat guna (TGT) 2020

Lomba inovasi teknologi tepat guna (TGT) tingkat kota bima tahun 2020 yang di selenggarakan oleh badan perencanaan pembangunan daerah penelitian dan pengembangan (Bappeda Litbang) kota bima melalui bidang litbang pada tanggal 27-28 februari 2020 di balai kota bima dengan tema masyarakat mandiri kota bima maju.

Menjadi suatu kebangaan bagi STKIP Bima dari 5 team dosen dan mahasiswa yang mengikuti akhirnya 2 team dosen menjadi pemenang untuk kategori mahasiswa, dosen dan umum, yaitu Agripina Wiraningtyas, M.Sc (dosen program studi pendidikan kimia) dengan nama inovasi/TTG “Tas belanja bercode ramah lingkungan” sebagai juara I, Tim Nurnazmi, M.Si (dosen pendidikan sosiologi) dan Nikman azmin, M.Si (dosen pendidikan biologi) dengan nama inovasi/TTG “mesin penghancur sampah organik” sebagai juara II.

Keberhasilan 2 tim yang diwakili oleh 3 dosen , merupakan salah satu bentuk prestasi yang dimiliki oleh STKIP Bima yang nantinya dapat diajarkan ke mahasiswa sebagai bentuk inovasi dalam menciptakan teknologi tepat guna.
Harapan terbesar dari STKIP Bima semoga kedepannya kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk lebih bersemangat mengembangkan inovasi yang kreatif, inovatif serta tepat guna yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Semoga untuk kegiatan berikutnya baik ditingkat daerah maupun tingkat nasional STKIP Bima dapat menjadi terdepan serta tentunya semakin banyak team yang diikut sertakan.