MEMORANDUM OF UNDERSTANDING OF COOPERATION UNSEL MALAYSIA AND STKIP BIMA

Untuk bekerja sama dalam pendidikan ilmu kedokteran, pertukaran pendidikan dan penelitian ilmiah antara Universitas Selangor (UNISEL) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) BIMA menandatangani perjanjian kerjasama pada tanggal 28 April 2018, dimana isi perjanjiannya adalah:

  • Pertukaran Pelajar
  • Pertukaran Penelitian Mahasiswa
  • Proyek Penelitian Bersama Dengan STKIP Bima
  • Partisipasi dalam konferensi internasional, seminar, simposium, lokakarya dan kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak; dan
  • Pertukaran Materi Akademik dan Informasi.

Perjanjian ini berlaku sejak di tandatangani nya perjanjian sampai dengan 5 (lima) tahun kedepan, perjanjian di tandatangani oleh Dr. Amran Amir, M.Pd, selaku ketua STKIP Bima dan Prof. Dr. Mohd Nazil Salleh selaku Wakil Dekan Universiti Selangor.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah STKIP BIMA

Penulisan karya ilmiah merupakan ciri khas kegiatan di perguruan tinggi. Karya ilmiah adalah karya tulis yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah, dan mengikuti pedoman atau konversi ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan. Melalui pembuatan karya ilmiah, anggota masyarakat akademik pada suatu perguruan tinggi dapat mengkomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, dan/atau hasil penelitian. Untuk pelaporan karya ilmiah diperlukan suatu pedoman tentang pembuatan karya ilmiah, khususnya karya ilmiah tulis. Pedoman penulisan karya ilmiah ini memberikan petunjuk tentang cara penulisan karya ilmiah yang berupa skripsi, artikel, makalah, dan laporan penelitian. Penulisan tugas akhir sedapat mungkin sesuai dengan pedoman penulisan ini.

untuk lebih lengkapnya silahkan download filenya disini

Pelantikan HMPS Pendidikan Kimia STKIP BIMA

Muaidin selaku ketua umum HMPS Pend. Kimia periode 2017-2018. Telah meletakkan dasar2 kepemimpinan manajemen organisasi HMPS Pend. Kimia yg ideal dan berharap kepemimpinan kedepannya lebih baik dan lebih maju. Terutama mengembalikan citra positif STKIP Bima di tengah2 masyarakat dgn berbagai kegiatan yg bermanfaat bagi masa depan mahasiswa dan masyarakat.

Busran dan Muhammad Afan, masing2 ketua umum dan sekretaris umum HMPS Pend. Kimia periode 2018-2019. Busran dlm sambutannya, mengungkapkan kegelisahannya akan kondisi kekinian STKIP Bima yg semakin jauh dari tradisi ilmiah, dan dia bertekad menjadi pioner utk membangun budaya akademik yg kondusif dan menggerakkan bangkitnya kelompok-kelompok pengajian guna membangun mahasiswa yg intelek dan berakhlak mulia.

Sugiyanto, ketua umum BEM STKIP Bima 2017-2018. Menghendaki adanya koordinasi yg intens diantara ketua dan pengurus DPM, BEM, UKM dan HMPS, untuk menjaga harkat dan martabat mahasiswa dan nama baik almamater STKIP Bima.

LOKAKARYA

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta upaya meningkatkan kualitas rekan-rekan guru Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi SMP dan SMA di Kota, Kabupaten Bima, kami dari STKIP Bima akan mengadakan Lokakarya Pengembabgan Perangkat Pembelajaran dan Penyusunan Proposal PTK. Mari berpartisipasi bersama kami.

untuk lebih jelasnya silahkan lihat brosur dibawah ini :

Prodi Biologi STKIP Bima Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Woro

Dosen yang merupakan warga disekitar desa menambahkan, Desa Woro merupakan desa dengan kondisi alam yang mendukung untuk dilakukannya penanaman tanaman kelor.  Karena dirasa tanaman ini sudah mulai jarang dibudidayakan oleh masyarakat, mengingat manfaatnya yang luar biasa maka perlu adanya sosialisasi ini. Mata pencaharian warga di sana kebanyakan bertani dan beternak.

“Tanaman yang sangat dikenal oleh orang-orang zaman dulu, baru-baru ini muncul kembali dengan nama the miracle tree (pohon ajaib). Karena memiliki nutrisi yang jauh lebih banyak dan manfaat yang luar biasa dibandingkan dengan tanaman yang lain. Merupakan tanaman yang bergizi, memiliki aktifitas farmakologis, daunnya paling banyak mengandung pati, mineral, zat besi vitamin a, vitamin C dan protein susu. Dan bahkan setiap bagian tanaman kelor memiliki manfaat sendiri (akar, batang, daun, kulit, buah, biji dan bunga). Itulah kenapa dia terkenal dengan nama pohon ajaib.” Jelas Ibu Ariyansyah, M.Sc yang bertindak sebagai pemberi penyuluhan manfaat tanaman kelor.

Lanjutnya “Hasil penelitian di tahun 2012 oleh Tejas G.H dan kawan-kawan bahwa dalam setiap 100 gr daun kelor terdapat Vitamn A yang empat kali lebih banyak dari wortel dan bayam, Vitamin C tujuh kali lebih banyak dari jeruk, Besi dua puluh lima kali dari bayam serta protein dua kali dari yoghurt/susu” Maka dirasa sangat perlu melestarikan tanaman yang bermanfaat ini dan diterapkan mulai dari Desa Woro.