PROGRAM PPUD STKIP BIMA MENGADAKAN PELATIHAN MENJAHIT PRODUK FASHION TENUN BIMA

STKIP Bima kembali memberikan konstribusi positif kepada masyarakat di Kecamatan Rabadompu Utara melalui kegiatan Pelatihan menjahit produk Fashion Tenun Bima,  kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakaat Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ditahun ke-2 sesuai dengan kontrak kemenristekbrin tahun 2020. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 2-4 Juli 2020. Acara pembukaan Pelatihan menjahit dihadiri oleh Tim PPPUD STKIP Bima (Agrippina Wiraningtyas, M.Sc, Ruslan, M.Sc, Muh. Nasir, M.Pd, dan Ahmad Sandi, M.Si), Ketua Kopwan Nari-Nari Sumarni.

Dalam sambutannya Ketua Tim PPPUD STKIP Bima Agrippina Wiraningtyas, M.Sc menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan Menjahit ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas maupun daya saing produk tenun Bima, melalui diversifikasi produk tenun sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan para penenun. dan kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang Pengabdian, diakhir sambutanya Agrippina berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelaksanaan pelatihan menjahit ini dengan baik hingga acara selesai.

Pelatihan ini menghadirkan Pemateri Ibu Mustikarahmi, S.Sos, Bu Tika begitu sapaan akrabnya merupakan salah satu orang yang telah mengantongi sertifikat menjahit dan memiliki kursus menjahit pribadi di kediaman beliau. Bu kartika telah banyak melanglang buana di dunia menjahit dan ternyata juga merupakan guru les les privat  favorit di Kota Bima. Dalam kegiatan pelatihan ini diberikan materi pembelajaran dasar, diantaranya: cara mengambil ukuran badan, cara membuat pola dasar berbagai jenis baju, praktek menjahit baju dan masker Nano.

Pelaksanaan Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari Anggota kelompok Tenun Kopwan Nari-Nari, hal ini terlihat dari antusiasme para peserta mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan Menjahit Produk Fashion Tenun. “kami sangat bersyukur dan mengpresiasi dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh Tim PPPUD STKIP Bima, sehingga kami kelompok Tenun Nari-Nari membuka diri untuk berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan usaha tenun Nari-Nari Kecamatan Rabadompu Utara”  tutur Ketua Kopwan Nari-Nari Ibu Sumarni.

Melihat banyaknya hasil kain tenun yang sudah dihasilkan, maka perlu dilakukan diversivikasi produk kain tenun menjadi produk Fashion dan Masker, urgensi kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan potensi kain tenun Bima agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat Bima.

 

Dalam pelaksanaan Kegiatan ini, Tim PPPUD STKIP Bima, telah menyerahkan perangkat alat menjahit untuk peningkatan produksi Fashion Tenun Bima berupa 5 unit mesin Jahit, 1 Mesin Obras, 1 meja Gunting, Peralatan jahit lainnya, dan 100 pak benang tenun,  Kepada Kelompok Kopwan Nari-Nari Rabadompu Utara.

Selain dari itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan Pemerintah Kota Bima dalam mempromosikan kain tenun Bima secara nasional dan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *