Program Studi Pendidikan Matematika Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum

Program Studi Pendidikan Matematika menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengembangan Kurikulum di Aula Rapat Yayasan Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STKIP Bima,Wakil Ketua 1 dan Ketua Prodi lingkup STKIP Bima dan guru-guru SMAN, SMP serta Alumni.

Ketua Program Studi Matematika Edi Mulyadin, S. Pd., M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan apreasiasi kepada Tim Penyusun Revisi Kurikulum yang telah bekerja keras menyusun pengembangan kurikulum karena menurutnya perubahan kurikulum penting dilakukan untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan pasar dunia kerja serta dalam penyusunan kurikulum mengikuti Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentangĀ Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan standar kurikulum KKNI.

Ketua STKIP Dr. Amran Amir, M. Pd. dalam pengantarnya menyampaikan pandangan bahwa kurikulum yang dihasilkan harus berorientasi kepada out come sehingga perlu penguatan kompetensi lulusan yang memiliki kompetensi, leadership dan jiwa entrepreneuship untuk bisa bersaing dengan lulusan di berbagai kampus.

Ketua Tim Penyusun kurikulum Andang, M. Pd. Menyoroti visi pengembangan kurikulum harus didasarkan kepada kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat berubah dengan pesat sehingga program studi harus mampu merespon berbagai isu-idu aktul dan mutakhir seperti revolusi industri 4.0 yang menekankan pada aspek leadership dan entrepreniuship.

Wakil Ketua 1 Erni Suryani, M. Pd. Berharap kurikulum yang dihasilkan ini adalah mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan apalagi content kurikulum yang dihasilkan ini adalah sudah berbasis KKNI yang menekankan pada penguatan kompetensi lulusan.

Kegiatan workshop pengembangan kurikulum luar biasa mendapatkan atensi dari berbagai stakeholder karena kampus STKIP mau bekerja sama untuk mendengarkan berbagai masukkan dari guru-guru matematika dan praktisi pendidikan untuk menghasilkan kurikulum yang berorientasi masa depan.

Menurut Drs. Abdurrahman, M. Pd. Bahwa kurikulum di Perguruan tinggi harus memperhatikan kurikulum di sekolah agar materi yang diajarkan lebih sesuai dengan matematika di sekolah.

Sedangkan Drs.Muis, M. Pd. dan Muhdar, M. Pd. mengatakan Bahwa kurikulum yang disusun harus lebih realistis, fungsional dan berdaya guna bagi perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan memecahkan persoalan sosial di masyarakat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *